Jumat, 22 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember Events

Buka Peluang Pengembangan Profesi

Minggu, 04 Mar 2018 05:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

kedutaan besar Amerika Serikat, Kunjungan redaksi,

BANYAK PELUANG: Christine Getzler Vaughan, Kepala Regional Hubungan Masyarakat, Indar Juniardi, Senior Information Specialist, dan dan Hanum Tyagiya, Information Assistant US Embassy sedang berdiskusi dengan pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Jember MS Rasyi (JUMAI/RADAR JEMBER)

Tim kedutaan besar Amerika Serikat kemarin melakukan kunjungan ke harian pagi Jawa Pos Radar Jember. Mereka adalah Indar Juniardi, Senior Information Specialist, Christine Getzler Vaughan, Kepala Regional Hubungan Masyarakat, dan Hanum Tyagiya, Information Assistant. Selain membincangkan perkembangan hubungan Indonesia – Amerika terkini, banyak hal yang didiskusikan.

 Christine Getzler Vaughan mengatakan, pihaknya merasa sangat perlu menjalin komunikasi yang baik dan intens dengan media massa. Selain itu, pihaknya juga banyak memberikan peluang-peluang kerja sama, termasuk dengan para jurnalis. Di Jember, kedutaan besar Amerika bekerja sama dengan Aliansi Jurnalistik Indonesia menggelar workshop  jurnalistik investigasi. 

Dia mengatakan, saat ini tren media sudah mengarah ke jurnalistik investigasi dan in depth news. Pihaknya juga sangat konsen dengan itu. Sehingga, merasa perlu ikut andil memfasilitasi workshop, studi maupun pelatihan. “Termasuk dengan Radar Jember sangat mungkin.  Kami sangat terbuka,’’ ujarnya dalam diskusi dengan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Jember MS Rasyid, di Bedadung Room, sore kemarin.

Dia menegaskan, selain kepada jurnalis, pihaknya juga memberikan peluang yang sama kepada masyarakat. Mereka diberi ruang untuk ikut dalam pertukaran pengembangan profesi. Saat ini, program yang tengah dilangsungkan adalah The Young Southeast Asian Leadership Initiative (YSEALI) Professional Fellows Program. Program ini bisa diikuti para pemuka masyarakat maupun profesional  yang berusia 25 – 35 tahun.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keahlian praktis, ketrampilan kepemimpinan, dan kontak profesional untuk menangani masalah di komunitas asal mereka. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta berada di Amerika maupun negara-negara ASEAN selama 2 sampai 3 pekan untuk memperkaya keilmuan atau keahliannya. Program ini akan diakhiri di Washington untuk memungkinkan keterlibatan dengan para pembuat kebijakan dan jaringan di antara para profesional YSEALI dari seluruh ASEAN. Sekelompok orang Amerika terpilih yang bekerja dengan YSEALI Professional Fellows kemudian akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk lebih memperkuat hubungan. “Mereka akan terus berkolaborasi dalam proyek berbasis isu, dan mentor anggota YSEALI lainnya,” katanya.

Sementara itu, Indar Juniardi, Senior Information Specialist US Embassy di Jakarta menambahkan, selain program pengembangan profesi, pihaknya juga melakukan kerja sama investasi. Bahkan, Jawa Timur termasuk provinsi yang intens dan sangat baik menjalin kerja sama investasi dengan pemerintah Amerika. “Pemerintah Amerika sangat membuka peluang kerja sama seperti itu,’’ tegasnya. 

Sinergi dengan pemerintah Indonesia saat ini juga sangat baik. Ke depan, dia berharap sinergi itu makin dirasakan dampaknya ke seluruh lapisan masyarakat. 

(jr/jum/ras/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia