Selasa, 19 Jun 2018
radarjember
icon featured
Kesehatan

Musim Hujan, Waspada DBD

Minggu, 11 Mar 2018 09:45 | editor : Dzikri Abdi Setia

Demam Berdarah Denguw, Musim Hujan,

MASIH HUJAN: Kondisi Bondowoso masih terus hujan. Sehingga dalam hal kesehatan, harus terus dipantau. Apalagi DBD. (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang rentan menyerang masyarakat daerah tropis seperti Bondowoso. Memang dari tahun ke tahun, jumlah masyarakat yang terserang terus berkurang. Namun masyarakat harus tetap waspada walau jumlahnya terus berkurang. Minimal harus bisa menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk rumahnya sendiri. 

Humas Dinas Kesehatan Bondowoso, Sugiyanto menuturkan, curah hujan di Bondowoso memang masih tinggi. Hanya saja sudah berkurang. Namun masalah DBD, harus tetap menjadi kewaspadaan. “Minimal masyarakat harus menjadi Jumantik di rumahnya sendiri-sendiri,” terangnya.

Selama ini, kata dia, juru pemantau jentik atau Jumantik adalah kader bentukan puskesmas. Namun saat ini satu rumah harus ada satu jumantik. Sehingga minimal harus memperhatikan titik-titik genangan air. Yang paling rawan adalah saat setelah hujan. “Air mudah menggenang, dan itu harus diwaspadai,” ujarnya. 

Selain itu yang harus diperhatikan adalah air yang berada di dispenser, air yang ada di belakang kulkas. Sebab catatan dinkes, demam berdarah terjadi sepanjang tahun. Artinya setiap bulan ada catatan orang terkena DB. 

(jr/sh/hud/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia