Senin, 18 Jun 2018
radarjember
icon featured
Sportainment

Kerjasama Tim Jadi Kendala

Minggu, 11 Mar 2018 18:43 | editor : Dzikri Abdi Setia

Persid Jember,

BUANG PELUANG: Sebagai goal getter, Sabeq Fahmi masih belum onfire dalam uji coba lawan tim asal Madura di JSG Ajung, kemarin. Secara umum, Persid harus terus berbenah menyambut Liga 3 yang kian dekat. (dwi siswanto/radar jember)

Skuad Persid Jember perlu terus memantapkan solidaritas. Ini tercermin dari hasil laga uji coba yang digelar di Stadion Utama Jember Sport Garden (JSG) Ajung pada Sabtu (10/03) sore kemarin. 

Mengundang tim internal dari Madura, Pantura FC, skuad asuhan pelatih Steven Keltjes tersebut ditahan imbang dengan skor 1-1. Team work pemain masih kurang, namun bisa dimaklumi, karena belum sebulan para pemain berkumpul. 

Di laga itu, dua tim buntu di babak pertama. Tim tamu lebih dulu unggul di awal babak kedua. Beruntung, beberapa menit kemudian, Persid berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti. 

“Di pertandingan awal ini, kita memang masih bongkar pasang pemain. Karena itu, anak-anak masih gugup dengan banyaknya supporter,” tutur pelatih kepala Persid, Steven Keltjes saat ditemui Jawa Pos Radar Jember. Semula, Steven berharap laga uji coba pertama ini tanpa kehadiran penonton agar anak asuhnya bisa bermain lepas tanpa beban. 

“Kita memang tidak mencari hasil di laga uji coba ini. Karena biar bagaimana pun, tim yang baru terbentuk beberapa minggu tidak bisa disamakan dengan tim yang sudah lama terbentuk,” lanjut Steven. 

Beberapa evaluasi dari laga uji coba tersebut, menurut Steven adalah di sentuhan dan visi bermain. “Anak-anak masih bermain terlalu terburu-buru. Belum ada visi, juga kontrol bola. Karena kalau bola bisa dikuasai terus, musuh tidak akan bisa menyerang,” tutur Steven. 

Dalam laga tersebut, Persid memang lebih banyak menyerang dari sayap kiri ketimbang kanan. “Pemain sayap sebenarnya bagus-bagus. Cuma belum didukung oleh bek kanan dan bek kiri yang sering terlambat dan salah passing,” jelas Steven. 

Selain itu, Steven juga menyoroti team work serta komunikasi antar lini, terutama bek. “Nanti kita akan evaluasi. Kalau ada penambahan pemain juga tidak apa-apa,” lanjut Steven. 

Persid juga masih memainkan formasi 4-3-3.  “Formasi memang kita lihat keadaan, tergantung kebutuhan. Tapi, sekarang kita pakemkan saja formasi 4-3-3,” tutur Steven. 

Dalam line up sementara, Steven sebenarnya memasang Nanda Perdana sebagai kiper utama. Namun, dalam laga tersebut, Nanda berhalangan tampil karena sakit. Oleh karena itu, Steven menurunkan kiper yang baru didatangkan dari Palembang pada hari itu juga. “Namanya Trio. Saya dapat dari staf saya di PON. Mainnya lumayan bagus,” tutur Steven. 

Tahun lalu, aksi Nanda sempat memukau publik Jember kala dipercaya memperkuat Persid di laga eksibisi menjamu Timnas Garuda Muda U-19 asuhan Indra Sjafrie. Kala itu, Nanda beberapa kali menggagalkan serangan-serangan dari Egi Maulana Fikri dkk. Laga yang juga berlangsung di JSG Ajung tersebut berakhir dengan skor kacamata, 0-0. 

Karena itulah, Steven mengandalkan Nanda untuk menjaga gawang Persid di Liga 3 nanti. Meski demikian, Steven tidak menutup kemungkinan untuk memasang kiper cadangan lain. “Nanda tetap kita utamakan jadi kiper nomor satu. Tapi kalau saya, siapa yang latihannya  bagus dan siap dimainkan, itu yang akan saya turunkan,” jelas Steven. 

Dari pantauan Jawa Pos Radar Jember, meski hanya laga uji coba, namun pertandingan sore kemarin menarik animo cukup besar dari suporter Persid. Diperkirakan, ada sekitar 3 ribu penonton yang datang ke JSG. Panitia memang menggratiskan tiket masuk pertandingan.

(jr/ad/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia