Sabtu, 23 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

Pedagang Segera ke Pasar Induk Bondowoso

Selasa, 13 Mar 2018 15:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pasar Induk Bondowoso,

SEGERA PINDAH: Para pedagang yang selama ini berada di pasar penampungan sementara segera pindah ke pasar Induk. Direncanakan para pedagang pindah 19 April mendatang. (HeruPutranto/Radar Ijen)

Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso untuk memindah pedagang kembali ke Pasar Induk Bondowoso akhir Februari urung dilakukan karena beberapa hal. Kini, Pemkab Bondowoso kembali merencanakan memindah pedagang dari pasar penampungan ke Pasar Induk Bondowoso yang baru pada 19 April mendatang. 

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bambang Soekwanto mengatakan, sudah ada kesepakatan antara diskoperindag, dinas perkerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) dan satpol PP pemindahan pedagang ke Pasar Induk Baru. Dalam kesepakatan itu penempatan pasar baru akan dilaksanakan pada 19 April nanti. “Kalau pedagang sendiri inginnya Februari, namun kami butuh persiapan sehingga nanti pada 19 April akan dipindah,” terangnya.

Tentunya berbagai persiapan sudah dilakukan diskoperindag. Mulai pendataan pedagang pasar sampai titik-titik penempatan. Pedagang pasar lama, dikenakan pembayaran pajak daerah. Sehingga bagi yang kurang, maka harus melunasi pajak terlebih dahulu kepada pemerintah.

Sementara selama pasar penampungan didirikan di Jalan Teuku Umar dan sebagian bahu jalan di Jalan Wahid Hasyim, banyak pedagang baru yang bermunculan. Di mana dalam hal ini jika pedagang itu bukan pedagang pasar induk yang lama, maka tidak memiliki hak di pasar induk baru. “Memang banyak pedagang baru, namun mereka tidak memiliki hak dan ketika pasar penampungan dibongkar, mereka otomatis tidak boleh menempati jalan,” terang Bambang.

Jika dihitung dari kebakaran, maka ada 3,5 tahun pedagang pasar menempati pasar penampungan. Para pedagang menunggu pasar induk dibangun. Dan saat ini, pembangunan itu sudah selesai dan siap ditempati pedagang. 

Bangunan itu ada dua lantai, seluruhnya berjumlah 571 unit los dan kios. Lantai atas sebanyak 315  unit dan lantai bawah ada 256 unit. Jumlah ini juga sesuai dengan jumlah pedagang pasar lama. 

M. Yuswandono, Kepala UPT Pasar Wilayah 2 Bondowoso kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi relokasi kembali Pasar Induk Bondowoso kepada seluruh pedagang. Sosialisasi itu dilakukan beberapa kali. Para pedagang dikumpulkan per segmen. 

 “Dan setiap pedagang dipastikan harus sudah melunasi piutang retribusi bulanan maupun tahunan sebelum menempati pasar induk baru,” terangnya. Sebab, pihaknya mencatat, hampir 30 persen pedagang yang memiliki kios belum melunasi retribusi bulanan dan tahunan saat sebelum terbakar. Namun ketika 19 April, seluruhnya sudah selesai. Dan pedagang sudah bisa menempati Pasar Induk Bondowoso Baru. 

(jr/hud/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia