Senin, 28 May 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

Beda Pendapat, Jangan Timbulkan Perpecahan

Senin, 14 May 2018 13:29 | editor : Dzikri Abdi Setia

pilkada bondowoso, KPU Bondowoso,

Perbedaan pilihan itu hal biasa dan sah-sah saja. Namun, jangan sampai menimbulkan perpecahan. Hal itulah yang ditekankan Camat Maesan Rizky Idham Lukmana saat memberi sambutan dalam sosialisasi pilkada di Kantor Kecamatan Maesan. 

Dia mengacu pada beberapa kasus yang terjadi di ibu kota, sebagai pelajaran masyarakat Bondowoso. Misalnya saja, ada orang yang mau menikah, namun batal lantaran beda pilihan saat pilkada. Kasus berikutnya, ada orang yang bercerai karena hal yang sama, yakni beda pilihan dalam pilkada. “Kami memberikan contoh agar jangan sampai terjadi di Bondowoso. Berbeda itu boleh, asalkan jangan sampai menimbulkan perpecahan,” tuturnya. 

Dijelaskannya bahwa pihaknya selama ini selalu menekankan kepada masyarakat agar mengutamakan persaudaraan. Sebab, suksesnya gelaran pesta rakyat itu ketika sudah tidak ada perpecahan setelah pemilihan selesai. “Pascapemilu, siapa pun yang menang, harus tidak ada riak di masyarakat. Ketika hal ini bisa direalisasikan, inilah kesuksesan,” terangnya.

Sementara, Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Lilik Ernawati mengungkapkan, masyarakat harus mnenjadi pemilih yang cerdas. Termasuk warganet atau para pengguna internet. Sebab, ketika tidak cerdas, bisa terbawa arus isu-isu yang tidak benar. “Misalnya hoaks, kita harus menghindari hal-hal yang hoaks,” tuturnya.

Sosialisasi itu diselenggarakan KPU dan Relawan Demokrasi. Pesertanya dari berbagai daerah. Mulai Maesan, Tamanan, Jambesari, Grujugan, dan banyak lagi. Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta memiliki kewajiban di pundaknya untuk mengajak seluruh masyarakat menyukseskan pilkada yang akan dilaksanakan pad 27 Juni 2018 mendatang. 

(jr/hud/sh/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia