Jumat, 25 May 2018
radarjember
icon featured
Rame-rame
Komunitas Ibu-Ibu Lavender Jember yang Unik

Berawal Sering Antar Jemput Anak, Jadi Keluarga

Senin, 14 May 2018 19:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Komunitas Ibu-Ibu Lavender,

Membentuk suatu komunitas bagi kaum milenial saat ini tidak harus memiliki hobi yang sama. Namun, karena memiliki rutinitas yang sama, sehingga menimbulkan kecocokan pun bisa membentuk sebuah komunitas. Seperti yang dialami oleh Komunitas Ibu-Ibu Lavender Jember yang terbentuk dengan cukup unik.

Tak hanya cantik dan bisa membuat indah pemandangan sekitar, bunga lavender juga memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai bahan parfum yang membuat harum di sekelilingnya. Harapan itulah yang menjadi salah satu alasan nama bunga ini dipakai sebagai nama sebuah komunitas arisan ibu-ibu muda di Jember ini. 

“Tidak ada alasan khusus ya. Tapi, harapannya kami bisa memberi manfaat bagi banyak orang di sekitar,” tutur Venny Christiana, ketua Komunitas Lavender kepada Jawa Pos Radar Jember. Mereka ingin apa pun yang dilakukan komunitas ini bukan hanya untuk anggota komunitas, namun juga bisa memberikan hal yang berguna untuk orang yang ada di sekitarnya.

Namun, bukan hanya nama komunitas yang cukup cantik, tetapi juga proses terbentuknya pun sangat unik. Komunitas ini berawal dari alasan yang sederhana. Jadi, bukan karena ibu-ibu yang memiliki hobi sama, melainkan intensitas pertemuan para mama muda ini. Pertemuan pun bisa dikatakan berawal dari kewajiban sebagai seorang ibu, yakni saat mengantar-jemput buah hatinya di sekolah. 

Kebetulan, lanjut Venny, sebagian besar anggota Lavender ini menyekolahkan anaknya di sekolah yang sama. “Awalnya nganter anak ke TK Al-Furqon, lalu berkembang saling kenal ke yang lain,” lanjut istri dari Deni Sugianto ini. Sebab, memang anak-anaknya tidak semua sekolah di sana. Jadi, karena saling akrab dan makin berkembang, akhirnya terbentuklah sebuah komunitas bernama Lavender. 

Dari hubungan personal, pada Agustus 2017, sejumlah 26 ibu muda Jember sepakat membentuk kelompok Levender. Kelompok ini awalnya seperti komunitas lainnya, yakni mengadakan arisan ibu-ibu. Sebagaimana umumnya kelompok arisan ibu-ibu, Lavender juga mengadakan gathering.

Kegiatan gathering yang dilakukan pun cukup unik, yakni di sela-sela kesibukan sebagai seorang ibu. “Biasanya kita pagi hari, ketika anak sudah sekolah. Waktu anak pulang sekolah, ya kita jemput. Intinya, tidak meninggalkan tanggung jawab kepada keluarga,” tutur Venny. 

(jr/ad/ram/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia