Senin, 28 May 2018
radarjember
icon featured
Rame-rame
Komunitas Ibu-Ibu Lavender Jember yang Unik

Utamakan Kebersamaan, Tak Mesti Glamor

Senin, 14 May 2018 19:25 | editor : Dzikri Abdi Setia

Komunitas Ibu-Ibu Lavender,

Lavender punya cara unik untuk memeriahkan acara gathering mereka. Ada tema khusus setiap kali mereka bertemu. “Temanya yang menentukan  tuan rumah yang dapat arisan. Kemarin sempat tema arabian, karena tuan rumahnya berdarah Arab. Atau juga pas Kartinian, kita pakai busana Jawa,” tutur Rr Ajeng Widya Kusuma, salah satu anggota komunitas Lavender. 

Selama 10 bulan terbentuk, berbagai tema unik pernah dilakoni Lavender. Seperti suporter bola, merah putih, hingga pantai. “Paling berkesan buatku waktu tema pantai, kita gathering di Pantai Watu Ulo. Karena memang saya juga suka alam,” cerita Ajeng. Tak hanya kostum, tempat acara pun juga dihias sesuai tema yang diusung. Kesan meriah dan seru jelas terlihat dalam setiap gathering yang mereka adakan. 

“Kemarin waktu kita acara di Hotel Aston, beberapa tamu lain sempat ikut foto-foto dekorasi acara kita,” tutur Ajeng. Namun, memang yang paling berkesan waktu pakai tema sepak bola. “Karena aku memang suka sepak bola,” jelas Meta Amellia, anggota komunitas Lavender yang lain. 

Meski meriah dan terkesan glamor, Meta menegaskan bahwa setiap acara yang digelar Lavender tidak sampai menelan biaya yang besar. “Tidak boros, karena kita dekorasi mengerjakan sendiri. Tidak pakai EO. Jadi, kita keroyokan ngerjakannya,” tutur bendahara kelompok Lavender ini. 

Selain bertemu secara langsung, kebersamaan kelompok Lavender juga terbentuk dari interaksi mereka setiap hari melalui grup WhatsApp. “Mulai saling mengabarkan kalau ada yang sakit atau melahirkan, hingga soal bisnis. Kebetulan banyak dari kita yang punya usaha,” tutur Meta yang punya bisnis kue ini. 

Ada semacam kesepahaman bersama di antara sesama anggota Lavender untuk tidak menerapkan nominal arisan yang besar. “Dan tidak semua iurannya dipakai untuk gathering. Sebagian kita tabung untuk acara rekreasi, sebagian juga kita buat donasi,” jelas Meta.

Rencananya, pada bulan Ramadan mendatang, kelompok Lavender juga akan mengadakan bakti sosial bersama para pemulung yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari. “Agustus nanti, kita juga mau adakan rekreasi. Semacam Me Time untuk ibu-ibu. Tetapi, tidak perlu urunan lagi, karena kita sudah nabung sejak lama dari arisan ini,” timpal Ajeng.

(jr/ad/ram/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia