Jumat, 25 May 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

Lintas Agama Kutuk Bom Surabaya

Senin, 14 May 2018 17:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Teror Bom Surabaya,

SOLIDARITAS: Gusdurian bersama masyarakat lintas agama mengutuk keras aksi terorisme dan berdoa untuk korban tragedi bom Surabaya. (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Komunitas Gus Dur-ian bersama tokoh lintas agama melakukan doa bersama untuk korban bom di Surabaya, di GKI Blindungan kemarin malam (13/5). Para tokoh ini melakukan doa bersama sekaligus melakukan jalinan persaudaraan. Itu menjadi salah satu antisipasi adanya teroris di Bondowoso.

Hadir dalam kesempatan itu tokoh GKI Pendetawati Diah Nur Aini, tokoh Katolik Frans Tukan, Ketua Gus Dur-ian Daris Wibisono, tokoh Islam Mustawiyanto. Para jemaat GKI, para pemuda-pemudi Gus Dur-ian Bondowoso dengan hikmat memanjatkan doa dari seluruh tokoh secara bergantian. 

Frans Tukan mengungkapkan, pihaknya sangat prihatin atas kejadian bom di Surabaya. Apalagi sampai ada banyak korban. Belasungkawa yang amat mendalam disampaikannya kepada para korban. “Dan kami di Bondowoso akan terus memupuk solidaritas dengan bergandengan tangan satu sama lain,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Gus Dur-ian Daris Wibisono. Bahkan dia mengutuk aksi bom di Surabaya. Sebab, agama Islam tidak mengajarkan kekerasan. “Begitu juga agama lain, tentunya menolak kekerasan,” jelasnya. 

Pihaknya akan bergandengan tangan dengan para pemeluk agama di Bondowoso. Artinya dengan adanya komunikasi dan solidaritas yang tinggi, maka bisa menjadi benteng masuknya terorisme di Bondowoso. 

(jr/hud/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia