Jumat, 25 May 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

TNI-Polri Bersihkan Masjid

Rabu, 16 May 2018 16:56 | editor : Dzikri Abdi Setia

Sambut Ramadan, TNI-Polri, Bersih masjid,

MARHABAN YA RAMADAN: Anggota TNI dan Polri membersihkan Masjid Agung At Taqwa. Mereka membersihkan halaman sampai kamar mandi masjid. (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Ada yang berbeda dengan Masjid Agung At Taqwa Bondowoso, pagi kemarin (15/5). Masjid itu dipenuhi anggota TNI dan Polri. Mereka tidak sedang melakukan penjagaan atau mengamankan masjid. Melainkan ikut bersih-bersih masjid. 

Terlihat Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi memimpin bersih-bersih tersebut. Sebanyak 200 lebih personel Polres Bondowoso dan Kodim 0822 Bondowoso diterjunkan. Ada yang membersihkan halaman, menyapu, dan merapikan taman. Ada juga yang membersihkan kamar mandi dan tempat wudu. Sementara, anggota Bhayangkari kebagian menyapu lantai masjid.

Ketua Takmir Masjid Agung At Taqwa KH Ahmad Sodiq mengapresiasi gerakan tersebut. Menurut dia, hal itu adalah ekspresi kegembiraan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. “Seluruhnya dibersihkan bersama-sama, kami sangat senang. Sebab, di masjid ini setiap harinya akan ada ratusan anak yang salat Duha dan salat Zuhur,” terangnya.

Khusus untuk Ramadan, takmir masjid sudah merancang berbagai kegiatan. Mulai tadarus Alquran, menyediakan 300 bungkus nasi untuk berbuka, dan berbagai kegiatan lainnya. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan selama Ramadan mendapatkan pengamanan dari aparat kepolisian. “Harapannya ada petugas yang standby, dan kapolres sudah memerintahkan, kami sangat senang,” jelasnya.

Sementara AKBP Taufik menjelaskan, kegiatan ini sengaja di lakukan di Masjid Agung At-Taqwa, mengingat ini masjid rayanya umat muslim di Bondowoso. Harapannya, gerakan bersih-bersih masjid ini menjadi inspirasi masyarakat untuk juga membersihkan tempat ibadah di Bulan Suci Ramadan. “Kebersihan kan juga sebagian dari iman, kita ingin ini bisa ditanamkan dan menjadi contoh bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan ibadah selama Ramadan. Selain itu, masyarakat juga harus menjaga keamanan dan ketertiban. Misalnya tidak membunyikan petasan. Apalagi, saat musim orang beribadah. “Sehingga, kekhusyukan masyarakat yang menjalankan ibadah tidak terganggu. Sebab, inti Ramadan adalah berlomba-lomba dalam beribadah,” tegasnya. 

(jr/hud/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia