Kamis, 21 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Tiga Dermaga Bakal Dibangun

Kamis, 24 May 2018 09:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Dermaga Puger,

PROYEK BARU: Awalnya, Pemkab Jember mengusulkan empat titik pembangunan dermaga baru di Puger. Namun, pemerintah pusat menyetujui tiga titik. (Jumai/radar jember)

Bakal ada tiga dermaga baru yang dibangun di pesisir pantai selatan Jember. Pembangunan dermaga tersebut tak lain untuk memperkuat perekonomian masyarakat pesisir yang mengandalkan dari hasil tangkapan ikan.

Rencananya, tiga lokasi pembangunan dermaga itu ada di Puger, Getem Gumukmas, dan Payangan Ambulu. “Sebenarnya, pemkab mengusulkan empat titik. Namun, pemerintah pusat menyetujui tiga titik,” aku Faida, di sela-sela kegiatan Bupati Ngantor di Kecamatan Puger, Selasa (22/5) kemarin.

Pembangunan dermaga tersebut dinilainya bakal menjadi jawaban atas keluhan nelayan selama ini. Selain itu, laut selatan yang dikenal angker karena seringnya kecelakaan, bakal bisa diminimalisasi. Terlebih, Dinas Perhubungan (Dishub) Jember memiliki bidang baru yang khusus menangani transportasi laut.

Keseriusan membangun perekonomian masyarakat pesisir rupanya juga diiringi dengan pembangunan cold storage. Sebuah tempat penyimpanan hasil tangkapan nelayan, sehingga tetap bisa bernilai jual tinggi. “Kami tidak menginginkan ikan nelayan laku murah di pasaran,” tegasnya.

Namun, diakui Faida, pembangunan infrastruktur dinilainya tidak cukup. Sebab, aktivitas tangkapan ikan di laut juga ada musimnya. Bahkan, ketika sampai musim paceklik, bisa-bisa lima bulan tak ada tangkapan ikan. “Nah, ini kami formulasikan agar nelayan tetap dapat penghasilan,” katanya.

Salah satu gagasan bupati, di Puger harus ada objek wisata berbasis kerakyatan. Namun, tentu harus memiliki nilai lebih dari tempat wisata lainnya. Konkretnya, kata Faida, paling cocok ada semacam area wisata kuliner bahari. “Perpaduan wisata bahari dan kuliner hasil tangkapan laut,” terangnya.

Soal potensi wisata di daerah pesisir Jember, diakui Faida memiliki potensi yang layak jual. Seperti di Puger yang banyak mengenal Kucur. Sebuah tempat yang ada di seberang muara TPI Puger. Bagi pengunjung yang hendak ke sana, tentu harus memanfaatkan perahu nelayan.

Hal seperti ini bisa dimanfaatkan nelayan saat tangkapan ikan sedang paceklik. Beralih sementara menjadi penyewa perahu wisata. Namun, tentu ada beberapa aspek yang perlu disesuaikan. Termasuk keselamatan penumpang. Tentu juga ada sinergitas antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Dishub Jember.

Tidak cukup sampai di sana, ibu rumah tangga yang biasanya hanya menganggur saat suaminya tak melaut, bisa ikut memanfaatkan peluang. Seperti berjualan kuliner khas masyarakat pesisir. “Sehingga, ada multiplier effect yang membangkitkan perekonomian rakyat,” paparnya. 

(jr/rul/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia