Kamis, 21 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Pelat Merah Kembali Dikandangkan

Rabu, 06 Jun 2018 10:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Mobil Dinas, Plat Merah, Ngandang,

Sudah tiga kali Lebaran, mobil dinas pelat merah Pemkab Jember dilarang dibawa mudik ke kampung halaman. Supaya tidak ada yang curi-curi kesempatan, hari raya ini semua mobil dinas bakal kembali dikandangkan di kantor Bupati Jember.

Bupati Faida tegas meminta semua mobil dinas mulai dikandangkan, Rabu (6/6) besok. Perintah bupati tersebut bagian dari upaya efisiensi, penghematan, dan disiplin kerja aparatur sipil negara (ASN). Terlebih, juga dikuatkan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Nomor : PER/87/M.PAN/8/2015.

 “Mobil dinas harus mulai diparkir tanggal 6 hingga 8 Juni 2018. Semua diserahkan ke kantor bupati,” terang Bupati Faida saat diwawancarai, Senin (4/6) kemarin. 

Supaya efektif, pemkab membuat jadwal penyerahan mobil pelat merah tersebut. Untuk dinas, bisa diserahkan pada hari Rabu. Sedangkan mobil kecamatan pada hari Kamis. Di hari Jumat, giliran mobil pelat merah badan dan bagian lainnya.

Semua kendaraan tersebut, harus diserahkan lengkap dengan kunci dan STNK. Penyerahan mobil dimulai pada jam kerja. Tak hanya itu, penanggung jawab mobil dinas juga harus mengisi berita acara penyerahan. “Boleh diambil lagi mulai tanggal 21 Juni mendatang,” katanya.

Selama mobil diparkir di kantor bupati, Satpol PP akan menjaganya. Sedangkan persoalan mobil mana saja yang nekat tidak diparkir, tetap akan ketahuan karena BPKAD Jember telah melakukan pendataan. “Silakan berani coba-coba, pasti akan terima sanksi,” ancamnya.

Kata Faida, dirinya harus tegas soal efisiensi mobil dinas tersebut. Apalagi, dikhawatirkan tidak digunakan semestinya. Terlebih, mobil dinas bupati dan wabup pun juga akan ikut dikandangkan. Tentu hal tersebut jadi contoh untuk pejabat di bawahnya.

Memang tak ada kompromi. Semisal ada yang mengaku mobilnya rusak atau sedang dalam perbaikan di bengkel, maka pejabat yang berwenang harus membuat izin tertulis pada bupati, yang diserahkan pada BPKAD sesuai jadwal penyerahan yang bersangkutan.

Namun, rupanya tidak semua pelat merah yang harus dikandangkan. Buktinya, bupati juga mengirim surat edaran tentang mobil dinas yang mendapat pengecualian. Salah satunya, ambulans yang ada di tiga rumah sakit daerah (RSD) dan semua ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember.

 “Kendaraan operasional yang dibutuhkan selama libur Lebaran tetap beroperasi. Ya. Tidak dikandangkan,” tegasnya. Seperti mobil operasional Satpol PP, mobil patroli, dan pemadam kebakaran. Pun demikian dengan kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Jember. 

(jr/rul/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia