Rabu, 20 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Asyik Main Mobile Legend, Tewas Disambar KA

Kamis, 07 Jun 2018 19:44 | editor : Dzikri Abdi Setia

Mobile Legend, Tewas Kesambar KA,

LENGAH: Kondisi korban saat ditemukan di pinggir jalur kereta api. Korban Maulana ini diduga lengah dengan keadaan saat bermain game online Mobile Legend (ML). (POLSEK JATIROTO FOR RAME)

Kecelakaan di jalur kereta api kembali terjadi di kawasan Desa Kaliboto, Kecamatan Jatiroto. Maulana, asal dusun Krajan RT 18 RW 04, Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, tewas mengenaskan setelah disambar kereta api. Diduga kuat, korban lengah saat main game online Mobile Legend (ML). 

Diduga korban yang sedang berjalan melintas rel tidak menyadari ada kereta api (KA) lewat. Seketika itu juga, tubuh korban disambar KA Logawa Jurusan Purwokerto-Jember. Tubuh korban terpental sekitar lima meter. Bahkan, kaki korban putus dari badannya. 

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, kejadian bermula ketika pada Selasa petang pukul 19:30, KA melintas di kawasan Jatiroto. Di kawasan tersebut memang tidak ada palang pintu dan berada di sekitar perkampungan penduduk. KA Logawa itu menabrak korban. 

Kapolsek jatiroto AKP Sidik membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, korban yang masih berumur 15 tahun itu mau berangkat  Tarawih dan asyik bermain ponsel. “Pamitnya berangkat Tarawih. Dan asyik main HP,” katanya. Tanpa disadari, kereta api dari arah belakangnya menabrak korban. Korban terpental dan terseret sekitar 5 meter dari badan jalan rel kereta.

Korban ditemukan oleh petugas PPJR (Petugas pemeriksa jalan rel) atas nama Mochammad Faesol, 22 tahun, yang sedang piket di Stasiun KA Jatiroto. Petugas langsung melapor ke piket koramil dan Kades Kaliboto Lor.

Maulana oleh keluarganya langsung dibawa ke rumah duka. Korban meninggal di tempat kejadian. Dalam kondisi kedua kakinya, yaitu kanan dan kiri putus. Keluarga juga enggan korban dilakukan otopsi.

Anggit, Kanit reskrim Polsek Jatiroto membenarkan bahwa korban saat kejadian sedang bermain HP. Hal itu didapat dari keterangan saksi-saksi. Juga dibuktikan dengan dua HP korban yang ditemukan di sekitar lokasi. “Cuma HP-nya sudah hancur, sudah rusak saat ditemukan,” katanya.

Santer kabar di sejumlah media jika korban sedang main game online, Mobile Legend. Sebelum kejadian itu, korban juga diketahui sedang mengenakan headset dan HP yang sedang online game Mobile Legend. 

Namun, Anggit enggan menegaskan bahwa korban sedang main game online. “Kita tidak bisa memastikan. Memang ramai kabar sedang main game online. Cuma tidak bisa dipastikan. Sebab, kedua HP korban ditemukan rusak,” ucapnya.

Sayangnya lagi, dari kejadian ini, Humas PT KAI Jember Luqman Arif belum menerima laporan kejadian tersebut. “Kami tidak menerima laporan tersebut (laka kereta api). Dari kru KA terkait kejadian juga tidak ada kabar,” tulisnya melalui sambungan telepon yang dikirim pada Jawa Pos Radar Semeru.

(jr/fid/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia