Senin, 18 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan

Jumat, 08 Jun 2018 09:25 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pemusnahan Miras, Polres Bondowoso,

MUSNAHKAN: Ratusan botol minuman keras dimusnahkan menggunakan alat berat di halaman Mapolres Bondowoso, (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Sebanyak 555 liter minuman keras (miras) hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) Semeru 2018 dimusnahkan di halaman Mapolres, Rabu (6/6). Pemusnahan itu dilakukan dengan alat berat. Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Bupati Amin Said Husni, dan Dandim 0822 Letkol Inf Tarmuji menjadi eksekutor dalam pemusnahan tersebut.

Kapolres Bondowoso AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan, pemusnahan itu merupakan hasil sitaan selama Operasi Pekat Semeru 2018. Operasi itu dilakukan sejak 21 Mei sampai 1 Juni. “Dari operasi yang kami lakukan, kami menangkap 24 tersangka,” ujar Kapolres.

Sejumlah pelaku itu bukan hanya penjual miras atau pembuat miras oplosan, melainkan ada yang penjual obat keras berbahaya dan pembuat mercon. Dalam operasi itu, Polres Bondowoso berhasil mengamankan 10,4 kg bahan mercon, 264 buah petasan kecil, dan 16 kertas ukuran sedang dan besar. Selain itu, masih ada 646 butir pil koplo.

Bupati Amin Said Husni yang juga ikut hadir dalam kesempatan itu mengatakan, bulan Ramadan adalah bulan penuh ampunan. Seyogianya, harus diisi dengan berbagai kegiatan ibadah. Bukan justru membuat mercon dan melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan berbagai hal yang dilarang. “Ramadan adalah bulan penuh berkah, jangan dikotori dengan hal-hal negatif,” terangnya.

Sementara Ketua GP Ansor Muzammil, yang turut hadir dalam kegiatan itu ikut memberi apresiasi yang tinggi kepada polres dan pemkab. Sebab, dengan kerja sama yang baik bisa menekan berbagai hal negatif. “Seperti penggunaan obat keras berbahaya dan miras, ini menjadi penyakit masyarakat yang harus di berangus,” tegasnya. 

Ansor selama ini sangat siap jika diajak bergabung untuk menertibkan Bondowoso. Sebab, Ansor merupakan benteng NU dan benteng NKRI. Sehingga, kapan pun pasukan Ansor dibutuhkan, akan siap sedia. 

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, berbagai tokoh turut hadir dalam pemusnahan barang bukti, kemarin. Seperti Ketua PD Muhammadiyyah Bondowoso Abdul Malik, Ketua FBI Bondowoso Amin Suarjo, dan masih banyak tokoh lainnya. Harapannya, selama Idul Fitri Bondowoso kondusif, aman, dan nyaman. 

(jr/hud/sh/das/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia