Rabu, 20 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Pasar Murah Sasar Warga Pinggiran Hutan

Jumat, 08 Jun 2018 13:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pasar Murah, Kemendag RI,

TERUS BERBAGI: Pasar murah Kemendag RI kembali menyambangi daerah yang membutuhkan dengan membagikan paket murah. Secara simbolis, tokoh masyarakat Jember H. Charles Meykiansah memberikan paket sembako kepada warga (Jumai/Radar Jember)

Pasar murah yang digelar oleh Kementrian Perdagangan RI terus menyasar sejumlah tempat, terutama daerah yang selama ini sulit terjangkau. Seperti Rabu kemarin (6/6), giliran masyarakat pinggir hutan yang berkesempatan mendapatkan paket murah tersebut.

Kegiatan pasar murah kemarin diadakan di Masjid Al Ikhlas Desa Suco, Mumbulsari dan Masjid Al Amin Desa Pondokrejo, Tempurejo. “Untuk titik di Mumbulsari ini ada sekitar 400 paket, sedangkan yang di Tempurejo sebanyak 500 paket,” ucap H. Charles Meikyansah. Dengan demikian, total ada sekitar 900 paket yang dibagikan, kemarin.

Charles mengatakan, memang dalam kegiatan pasar murah ini, pihaknya berharap bisa melakukan pembagian kepada seluruh kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bukan hanya masyarakat umum di kota, namun juga masyarakat yang ada di pinggiran. Agar mereka juga bisa merasakan manfaat dari kegiatan yang diakomodasi oleh Kemendag RI ini.

“Sebelumnya pernah dilakukan untuk masyarakat perkebunan, kali ini masyarakat terpencil pinggir hutan,” jelasnya. Dia menambahkan, dengan semakin menyentuh masyarakat di pinggiran bahkan terpencil seperti ini, maka akan semakin dirasakan manfaatnya oleh yang membutuhkan.

“Mereka sangat berterima kasih ada kegiatan seperti ini, karena sebelumnya jarang ada kegiatan seperti ini,” jelas pria yang juga mantan jurnalis ini. Charles menyebut, biasanya harga kebutuhan pokok di pinggiran ini lebih mahal dibandingkan di areal perkotaan, karena adanya tambahan biaya transportasi. Namun, dengan adanya paket murah, mereka merasa terbantu menjelang Lebaran ini.

Sama seperti yang dilakukan di daerah lain sebelumnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pasar murah ini tetap diserbu masyarakat. Pihaknya pun berharap nantinya di titik lain bisa mendapatkan apresiasi dan secara positif membantu masyarakat. 

Dari kegiatan Kemendag RI yang didukung PT Sinar Padang ini, Charles menilai, tujuan kegiatan ini bisa tercapai. Yakni ada kerja sama dan gotong royong di masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitarnya. “Tujuan utama kan memang menumbuhkan rasa saling menghargai,” katanya. 

Paket sembako yang biasanya dihargai sekitar Rp 110-120 ribu, dalam kegiatan ini hanya Rp 50 ribu. Kegiatan ini sebenarnya memang untuk memfasilitasi coorporate social responcibility (CSR) para pelaku usaha, perusahaan, BUMN, dan usaha swasta di Indonesia. Oleh karena itu, sasaran pasar murah ini adalah warga yang membutuhkan.

Menariknya, ternyata hasil penjualan bukan diambil oleh pihak Kemendag RI. Namun, diberikan kepada pondok pesantren atau masjid yang digunakan sebagai lokasi menggelar pasar murah ini. “Untuk seluruh Indonesia ada sekitar 400 titik, sedangkan di Jember sendiri sekitar 17 pondok pesantren dan masjid,” pungkasnya. 

(jr/jum/ram/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia