Selasa, 19 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

KOIN dari Banten Tiba di Bondowoso

Minggu, 10 Jun 2018 20:17 | editor : Dzikri Abdi Setia

Koin NU,

INFAK: Inilah kotak infak atau yang disingkat KOIN. Setelah melewati berbagai daerah, KOIN NU tiba di Bondowoso. Lazisnu membawanya keliling mengumpulkan infak. (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Koin raksasa yang dimulai dari Banten, tiba di Bondowoso, Jumat (8/7). Koin yang dimaksud adalah Kotak Infak. Ini adalah program PB Lembaga Amal Zakat, Infaq, dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Koin NU itu dijemput Lazisnu Bondowoso dan diarak keliling kecamatan untuk mengumpulkan infak dan sedekah.

Kotak raksasa yang dimuat pikap bernopol B 9593 PAI itu berangkat dari Banten. Namun, hanya mobil dan pikapnya yang berjalan. Di setiap kabupaten/kota, pengurus Lazisnu mengambil mobil tersebut, dan Bondowoso jadwalnya setelah Probolinggo. 

Sekretaris Lazisnu Bondowoso Mike Hidayati mengatakan, kotak infak itu dilepas oleh Ketua PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam di Ponpes Darul Falah, Cermee. Selanjutnya, mendatangi titik-titik yang telah ditentukan. Seperti SMPN 1 dan 2 Cermee, MWC NU, MAN Bondowoso, MI At Taqwa, STAI At-Taqwa, dan Masjid Maesan. “Kami keliling ke berbagai tempat yang sebelumnya sudah kami koordinasikan,” jelas Mike.

Dari pengumpulan itu, lantas dihitung di PCNU bersama pengurus. Selanjutnya, perolehan akan didistribusikan ke masyarakat yang tidak mampu. Ada empat bidikan Lazisnu, yakni pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi, dan kebencanaan. “Namun, di Bondowoso masih baru, kami masih melakukan pengumpulan dan pemetaan. Dalam hal ini kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” paparnya.

Untuk pendidikan, diagendakan program seperti sekolah pesantren maju (SPM), kesehatan diagendakan layanan kesehatan gratis (LKG), pengembangan ekonomi membuat program ekonomi mandiri NU Care, dan kebencanaan agendanya NU Care Siaga Bencana.

Mike menambahkan, sebelum keliling ke masyarakat, pihaknya bersama PCNU telah berkoordinasi dengan MWC NU di seluruh Bondowoso. Sehingga, para pengurus ikut bergerak mengumpulkan infak dan sedekah. Tujuannya tidak lain untuk mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat, infak, dan sedekah. “Dengan bersedekah, maka akan dipermudah segala urusan, dan di bulan puasa, pahalanya dilipatgandakan,” pungkasnya. 

Setelah dari Bondowoso, Koin NU akan keliling ke Jember dan selanjutnya berlabuh di Banyuwangi.

(jr/hud/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia