Kamis, 21 Jun 2018
radarjember
icon featured
Sportainment

Pemain Bintang Uji Persid

Selasa, 12 Jun 2018 09:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

Persid Jember, Bayu Gatra FC,

ATRAKTIF: Iwan Sampurno (tengah), kapten Persid Jember saat berusaha melewati hadangan 2 pemain Bayu Gatra FC, di uji coba kemarin. (Persid Jember for Radar Jember)

Kasim Botan menjadi bintang dalam laga persahabatan Persid Jember melawan Bayu Gatra dkk di JSG Ajung, kemarin. Dua gol yang dicetak Kasim di menit ke 6 dan 40 itu mengantarkan Persid unggul 2-0 atas tamunya. 

Meski hanya laga hiburan, tak pelak laga tersebut disambut antusias oleh pencinta sepak bola Jember. Pasalnya, tim tamu adalah anak-anak Jember dan sekitarnya yang kini sedang bersinar di kancah persepakbolaan nasional. 

"Semoga ini bisa jadi suntikan semangat bahwa anak-anak Jember bisa berkarier di tim-tim sepak bola papan atas," tutur Muzammil, mantan pelatih Persid Jember. 

Putra Muzammil, yakni Rizky Dwi Febrianto juga ikut bertanding melawan Persid. Rizky dan saudara sepupunya yakni Bayu Gatra -keduanya sama-sama berasal dari Ledokombo, saat ini bermain di Madura United, salah satu tim kuat di liga 1. 

"Kebetulan istri Bayu Gatra kan adik kandungnya Mas Mirza (manajer Persid Jember). Jadi komunikasi lancar," sambung Muzammil yang kini menangani Persid Junior di Piala Soeratin 2018. 

Bagi Persid, ajang ini juga merupakan perkenalan untuk enam pemain barunya. Mereka adalah Ridwan Pri Handoko (gelandang tengah), Marthen Reyler Watumlawar (bek kanan), Yakub Prasetyo (gelandang), Deni Kristiawan (stoper/wing bek kanan kiri), Indra Lesmana Suteja (bek kiri) dan Airlangga Mutamasiqdina (stoper). 

“Yaqub ini untuk menggantikan Dwika. Dia pemain kelahiran 1997 dan terakhir memperkuat PSIK Klaten di Liga 3 Jawa Tengah,” jelas pelatih kepala Persid Jember, Stefan Rullin Keltjes. 

Sebelumnya, gelandang tengah Persid Jember, Dwika Bhaskara harus dicoret usai bergulirnya babak penyisihan putaran pertama. Pencoretan pemain bernomor punggung 6 tersebut lantaran faktor kesehatan. “Dia sedang sakit verikokel, dari tim medis menyatakan dia harus operasi. Kalau dipaksakan tetap bermain, malah akan tidak baik untuk dia,” tutur Stefan. 

(jr/ad/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia