Kamis, 21 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Perempuan Muda Gagalkan Perampokan

Rabu, 13 Jun 2018 10:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

gagalkan penjambretan,

HEROIK: Tersangka penjambretan yang tumbang akibat ditabrak korbannya. Padahal tersangka yang menjambret bertubuh besar. (MAHRUS SHOLIH/RADAR JEMBER)

Keberanian Nuri Vina Mawardah patut diacungi jempol. Betapa tidak, perempuan, 28, tahun warga Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, tersebut berani menggagalkan aksi penjambretan dengan menabrakkan kendaraannya ke motor pelaku. 

Meskipun peristiwa ini membuatnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun akibat keberaniannya itu, pelaku yang diketahui bernama Budi Siswanto, warga Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger, akhirnya tertangkap dan meringkuk di sel tahanan Polsek Balung.

Kepada wartawan, Ibunda Vina, Siti Khotijah menceritakan aksi heroik putrinya tersebut. Perempuan 45 tahun ini menuturkan, peristiwa yang membuat dua gigi anaknya patah itu terjadi pada Minggu (10/6) siang lalu, sekitar pukul 13.00. 

Saat itu, dia bersama Vina tengah berboncengan menggunakan motor menuju Balung melalui jalur alternatif yang tembus ke Desa Curahmalang Kecamatan Rambipuji. Namun sesampainya di jalan Dusun Karangpakem, Desa Curahlele, Kecamatan Balung, ada seorang pria bertubuh gempal yang memepet keduanya. Tanpa banyak bicara, lelaki yang mengendarai Honda Beat nopol P 4524 LX tersebut tiba-tiba membetot kalung yang dipakai Siti Khotijah. 

Berawal dari penjambretan inilah aksi kejar-kejaran antara Vina dan pelaku kemudian terjadi. “Sebelum mengejar pelaku, saya diturunkan terlebih dulu. Sehingga anak saya mengejarnya sendiri,” kata Siti Khotijah, saat di Polsek Balung, Senin (11/6) kemarin. Pasca diturunkan ini, dirinya mengaku tak mengetahui apa yang terjadi dan dilakukan putrinya tersebut.

Kapolsek Balung AKP Niluh Sri Artini menjelaskan, setelah mengetahui ibunya menjadi korban penjambretan, korban lantas mengejar tersangka. Menurutnya, aksi pengejaran itu berujung di depan SMPN 3 Balung. Di lokasi yang berjarak sekitar 400 meter dari Polsek Balung ini korban berhasil menyusul pelaku. Korban kemudian memepet pelaku dengan motornya hingga keduanya terjatuh. “Jadi sama-sama jatuh. Korban dan tersangka sama-sama terjatuh,” terangnya.

Akibat peristiwa yang menyedot perhatian pengguna jalan itu, polisi kemudian mendapat laporan warga tentang aksi kriminal tersebut. Selanjutnya, petugas Polsek Balung mendatangi lokasi kejadian dan segera mengamankan tersangka di polsek setempat. “Tersangka ini merupakan residivis yang pernah terjerat kasus yang sama. Yaitu kasus penjambretan di TKP Puger,” jelasnya. 

Menurut  Kapolsek, tersangka mengakui semua perbuatannya dan beralasan perbuatan kriminal yang dilakukannya lantaran terdesak kebutuhan keluarga. Tersangka mengaku hasil kejahatannya ini akan digunakannya membeli kue untuk merayakan Lebaran nanti. 

Selain tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya motor jenis Honda Beat, celana jins hitam, jaket berwarna hitam, serta helm yang juga berwarna hitam. Sedangkan kalung emas hasil jarahan tak berhasil ditemukan. Tersangka berdalih, kalung tersebut hilang saat dirinya terjatuh. “Untuk tersangka kami jerat Pasal 365 Ayat 1 KUHP, yang ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas Niluh. 

(jr/wah/jum/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia