Rabu, 20 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Dianiaya Sepupu, Lapor Polisi

Rabu, 13 Jun 2018 11:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

Penganiayaan Sepupu,

MELAPORKAN SEPUPUNYA: Korban Sutarno, 48, yang dipukul sepupunya sendiri saat melaporkan ke Mapolsek Kencong, Senin (11/6). (Polsek Kencong For Radar)

Sutarno, 48, warga Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, akhirnya melaporkan sepupunya sendiri ke polisi. Ini setelah Abdullah, 40, melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan pohon jeruk yang dipukulkan ke tubuh korban, Senin (11/6) pukul 07.00 WIB.

Akibat dipukul pelaku dengan pohon jeruk, korban mengalami lebam di bagian pinggulnya dan tubuh bagian belakang hingga memar. Penganiayaan yang menimpa korban ini pada Senin (11/6) pukul 07.00 WIB. 

Awalnya, sebelum korban dipukul oleh tersangka, pagi itu menerima laporan dari adik perempuannya karena saat akan menyiram tanaman jeruk di tanah pekarangannya, korban dilarang oleh tersangka (Abdullah). Bahkan Abdullah juga membentak adik korban.

Tak terima dibentak, adik perempuan korban langsung melaporkan ke Sutarno (kakaknya). Bahkan, antara Abdullah dengan Sutarno ini terjadi cekcok mulut hingga berujung pemukulan kepada Sutarno. 

Perlakukan tersangka yang masih sepupunya sendiri itu korban laporkan ke Mapolsek Kencong. "Saya dipukul memakai ranting pohon jeruk, ini beberapa bekas lukanya,” katanya sambil menunjukkan luka di beberapa tubuhnya. 

“Saya tidak terima dengan kelakuan sepupu saya ini sendiri, dan saya akan lanjutkan kasus ini, karena saya merasa teraniaya,” ujar korban. Dia mengaku saat dipukul juga banyak saksi, mulai dari pak RT dan tetangga korban. 

(jr/jum/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia