Senin, 25 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Gladi Bersih Jelang ke Filipina

Kamis, 14 Jun 2018 21:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

Jember Marching Band, KMB, Goes To Philipine,

TETAP SEMANGAT: Para peserta JMB saat melaksanakan geladi bersih di GOR PKSPO Kaliwates, (Bagus Supriadi/Radar Jember)

Peserta Jember Marching Band (JMB) seperti tak pernah lelah untuk latihan. Meskipun bulan puasa, namun semangat mereka untuk berlatih selalu tinggi. Senin (12/3) malam, mereka menggelar geladi bersih di GOR PKPSO Kaliwates. 

Latihan tersebut merupakan persiapan  pelepasan pada Selasa malam. Para peserta JMB akan tampil layaknya dalam event Winter Guard International (WGI) Asia seri Filipina yang akan digelar 20 Juni 2018 mendatang. “Mereka memakai kostum dan perlengkapan seperti saat lomba,” kata CEO JMB Tri Basuki. 

Menurut dia, latihan yang digelar itu berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, bertepatan dengan bulan puasa. “Jam 1 siang latihan musik, visual, pembenahan drill untuk pemantapan, sehingga bisa rapi dan sempurna,” jelas pria yang akrab disapa Tri tersebut. 

Para peserta yang merupakan pelajar dan mahasiswa itu harus mampu membagi waktu, karena selain puasa, juga ada yang bersamaan dengan ujian sekolah. Bahkan, mereka berbuka puasa di GOR PKPSO. “Latihan kemarin sangat menyita waktu, peserta harus pandai  membagi waktu,” ujarnya. 

Bahkan, latihan itu tidak selesai hanya di bulan puasa. Namun pasca Lebaran, mereka kembali berlatih. 18 Juni 2018, agenda latihannya adalah latihan pemantapan 1 dan 2. Hari berikutnya latihan geladi resik. 

Tri Basuki optimistis mampu mempertahankan juara bertahan di Filipina. Sebelumnya sudah meraih juara satu di Malaysia, kemudian Surabaya, lalu di Jakarta. “Kami optimistis bisa mempertahankan gelar empat kali.” Ujarnya. 

Rasa optimisme itu juga karena JMB memberikan basic kemampuan dengan mendatangkan pelatih yang profesional. Konsultan dari Thailand, arranger musik dari Amerika. Pelatih berpengalaman dari Jakarta dan Jogjakarta. “Peserta dibina sudah sejak Januari 2018,” tuturnya. 

Tema WGI di Filipina tersebut adalah Human revolution. Semua juri dalam gelaran tersebut berasal dari USA. Dewan juri akan  menilai  musik , visual, komposisi, kualitas penampilan, dan lainnya. “Peserta diberi waktu maksimal 7 menit,” ujarnya. 

Para peserta akan memberikan karya terbaiknya berupa atraksi menarik dari para pemain cymbal, bass drum, tom, snare, marimba, serta drum set. Mereka akan berangkat membawa nama Jember dan Indonesia dalam gelaran tahunan internasional tersebut.

20 Juni 2018, para peserta JMB akan berangkat ke Filipina. Mereka akan berangkat dari Pendopo Jember menuju Denpasar. Lalu, terbang ke Manila, Filipina. 

(jr/gus/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia