Senin, 25 Jun 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Patifosi Khawatir Persipa Disanksi

Kamis, 18 Jan 2018 18:02 | editor : Panji Atmoko

JAGA EKSISTENSI: Patifosi saat mendukung Persipa di Liga Nusantara 2015 lalu. Pada musim 2017 Persipa sempat absen di kompetisi.

JAGA EKSISTENSI: Patifosi saat mendukung Persipa di Liga Nusantara 2015 lalu. Pada musim 2017 Persipa sempat absen di kompetisi. (Donny setyawan/radar kudus)

PATI - Nasib Persipa untuk musim ini masih belum jelas. Pertemuan pihak-pihak terkait beberapa hari lalu belum menghasilkan titik temu. Padahal, sanksi berat menanti klub yang bermarkas di Stadion Joyokusumo tersebut.

Sebagaimana diketahui, musim lalu Persipa harus absen dari kompetisi dengan alasan digelar pilkada. Namun, ternyata tahun ini tim berjuluk Laskar Saridin itu terancam absen lagi lantaran tidak dianggarkan di APBD.

Ketua Komite Kompetisi Asprov PSSI Jateng Putut Wibowoadi menyatakan, apabila tim Liga 3 tidak mengikuti kompetisi dua tahun berturut-turut, maka dianggap keluar dari kompetisi asprov.

”Konsekuensinya, kalau mau ikut lagi ya mendaftar seperti klub baru,” ungkap Putut kemarin.

Sementara itu, pihak suporter terus mendorong agar tim kebanggaannya tetap berkompetisi musim ini sehingga tidak terkena sanksi PSSI. Wakil Ketua Patifosi Tantowi berharap bupati turun tangan untuk mengatasi persoalan itu.

"Tanpa anggaran bukan menjadi persoalan jika pak bupati yang memegang kepemimpinan Persipa. Saya yakin pak bupati bisa memberi solusi terbaik untuk Persipa," ungkapnya kemarin.

Tantowi menambahkan, nasib klub juga akan dibahas dalam muscab Askab PSSI Pati. Meski, belum ada jadwal jelas untuk agenda tersebut.

"Semoga Persipa ke depannya dipimpin orang-orang yang benar-benar mencintai sepak bola, yang tahu tentang Persipa dan intinya bisa membawa tim lebih berprestasi lagi," tambahnya.

Bila tim Bumi Mina Tani tahun ini benar-benar absen kompetisi lagi, tentu menjadi sebuah ironi. Apalagi banyak talenta berpotensi di sini.

Terbukti, klub besar PSIS Semarang memilih Kabupaten Pati untuk mencari pemain berbakat yang diproyeksikan memperkuat PSIS U-19. Di Jateng, hanya empat daerah yang memiliki agenda tersebut. Selain Pati, ada Magelang, Brebes, dan Semarang. Di Pati, seleksi akan diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu (20-21/1).

Beberapa waktu lalu, Indra Sjafri yang kala itu masih menjadi pelatih timnas muda juga datang ke Pati untuk memantau bakat-bakat yang ada. 

(ks/ful/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia