Sabtu, 26 May 2018
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Matangkan Project UKM Center

Jumat, 19 Jan 2018 09:15 | editor : Panji Atmoko

Dr Drs. Sukirman SPd., SH., MM.,

Dr Drs. Sukirman SPd., SH., MM., (HALIMATU HILDA/RADAR KUDUS)

Universitas Muria Kudus (UMK) mematangkan project marketplace UKM Center yang diperuntukkan mahasiswa dan masyarakat. UKM Center menjembatani pemasaran secara online bagi mahasiswa dan masyarakat yang memiliki usaha.

TUMBUHKAN ENTREPRENEURSHIP: Para mahasiswa UMK mendisplay beberapa produk yang diproduksi dan dipasarkan di sekitar kampus.

TUMBUHKAN ENTREPRENEURSHIP: Para mahasiswa UMK mendisplay beberapa produk yang diproduksi dan dipasarkan di sekitar kampus. (UMK FOR RADAR KUDUS)

Diungkapkan Kepala UPT MKU dan Keterampilan UMK Dr Drs. Sukirman SPd., SH., MM., saat ditemui kemarin, tercetusnya ide pembuatan UKM Center ini sejalan dengan program entrepreneurship dari perguruan tinggi.

Program entrepreneurship telah dijalankan dengan adanya mata kuliah kewirausahaan bagi mahasiswa semester V di semua jurusan. Demi mendorong mahasiswa menggali kemampuan berbisnis untuk membuka lapangan kerja di masa depan.

”Kami harus membuka mindset mahasiswa sebagai seorang entrepreneur. Sebab, sebagian besar pola pikir mahasiswa adalah menjadi seorang pegawai. Inilah yang harus kami buka pemikirannya,” jelasnya.

Dengan mengembangkan bisnis, mahasiswa nantinya tidak akan kebingungan selepas lulus dari perguruan tinggi. Pasalnya, mereka telah dibekali bagaimana merencanakan dan mengembangkan kemampuan berwirausaha.

Sehingga, setiap mahasiswa harus mengikuti keterampilan wajib yakni kewirausahaan, penguasaan  bahasa dalam hal ini bahasa Inggris, dan komputer. Untuk mendukung keterampilan kewirausahaan, pihaknya membuat inkubator bisnis.

Inkubator bisnis ini akan melatih, mencetak, dan mengembangkan mahasiswa dan masyarakat yang ingin berwirausaha. Ini untuk mendorong semakin banyaknya pelaku entrepreneur. Sekaligus sebagai cara memfasilitasi usaha tersebut bisa berkembang.

”Di sini, kami telah menyiapkan 15 dosen kewirausahaan yang telah teruji. Ke-15 dosen itu sebelumnya telah menjalani training khusus supaya lulus dan survive menjalankan sebuah bisnis,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, dalam matakuliah kewirausahaan, mahasiswa diminta menyusun proposal bisnis. Dan kemudian praktik dari proposal bisnis yang dibuat tersebut. Dan produk kewirausahaan mahasiswa ini juga diikutkan dalam beberapa kali pameran seperti dies natalis kampus atau ikut serta dalam pameran produk UKM di kabupaten.

”Pameran menjadi salah satu wujud promosi dan pemasaran produk mereka. Namun, kami berharap produk tersebut tidak hanya dikenal di lokal, melainkan bisa go public. Di sinilah, kami telah membuat UKM Center,” tuturnya.

UKM Center ini difungsikan sebagai website jual beli online produk mahasiswa UMK. Bahkan, website ini bisa dimanfaatkan masyarakat umum yang juga memiliki usaha kecil dan mikro. Di sinilah, kiprah perguruan tinggi sehingga bisa memajukan masyarakat Kudus dan sekitarnya.

”Silahkan bagi masyarakat yang ingin mempromosikan produknya ke website kami. Website-nya sudah jadi, dan akan di-launching dalam waktu dekat,” imbuhnya.

(ks/aji/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia