Sabtu, 23 Jun 2018
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Lulusan Teknik Mesin UMK Mahir Operatori Software Engineering

Jumat, 19 Jan 2018 09:31 | editor : Panji Atmoko

TUGAS AKHIR: Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMK Taufiq Hidayat ST MT menunjukkan hasil tugas akhir mahasiswa tentang optimasi desain dan analisis FEM menggunakan software Autodesk Inventor kemarin.

TUGAS AKHIR: Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMK Taufiq Hidayat ST MT menunjukkan hasil tugas akhir mahasiswa tentang optimasi desain dan analisis FEM menggunakan software Autodesk Inventor kemarin. (HALIMATU HILDA/RADAR KUDUS)

Universitas Muria Kudus (UMK) menjawab kebutuhan dunia industri, mahasiswa teknik dibekali dengan software Autodesk Inventor. Software ini difungsikan mulai dari mendesain alat/mesin, analisis kekuatan sampai dengan manufaktur.

Diungkapkan Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMK Taufiq Hidayat ST MT kemarin, sudah membekali mahasiswa dengan software Computer Aided Design (CAD) dan Computer Aided Manufacturing (CAM). Salah satunya menggunakan Autodesk Inventor. Software ini telah banyak digunakan di dunia industri.

Selain itu, objek yang akan didesain bisa divisualisasikan secara tiga dimensi secara nyata. Bahkan, keakuratan ukuran dan material objek bisa dilakukan oleh software ini. ”Mulai dari mendesain gambar awal sampai jadi suatu produk, menggunakan software ini,” jelasnya.

”Sebagian besar kebutuhan desain manufaktur dunia industri sudah menggunakan software tersebut. Sehingga, apa yang diberikan ke mahasiswa, akan sejalan dengan kebutuhan industri,” imbuhnya.

Demi menunjang penguasaan itu, universitas melengkapi sarana dan prasarananya. Di antaranya adanya dua laboratorium, yaitu Laboratorium Computer Aided Engineering (CAE) dan Laboratorium Desain. Dengan begini, mahasiswa benar-benar memiliki kualifikasi mendesain, optimasi, menganalisa, sampai mempelajari kelemahan sebuah konstruksi mesin.

”Kami berharap mahasiswa di sini, saat memasuki dunia kerja baik menjadi seorang wirausaha ataupun berkarir di sebuah perusahaan bisa memiliki kualifikasi bagus,” jelas dosen pengampu mata kuliah CAD-CAM.

Di samping itu, para alumninya nanti bisa berprofesi di bagian operational engineer, plant engineer, industrial designer, quality control engineer, project engineer, industrial consultant, hingga entrepreneur dibidang teknik.

”Kami berharap bisa memberikan bekal kepada mahasiswa untuk kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Sebab, mata kuliah yang kami ajarkan bervisi technology makes your life easier,” imbuhnya.

Bahkan, pihaknya berkeyakinan, mahasiswa Teknik Mesin yang menguasai Autodesk Inventor ini akan diperhitungkan di dunia industri. Sebab, ada beberapa alumni mahasiswa Teknik Mesin UMK berhasil diterima di perusahaan skala nasional di Indonesia, salah satunya berbekal dari penguasaan software tersebut.

”Jadi, alumni Teknik Mesin UMK memiliki kualifikasi untuk bersaing dengan lulusan universitas terkenal lainnya di Indonesia,” tuturnya.

(ks/aji/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia