Minggu, 27 May 2018
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Terjun ke Sawah

Jumat, 03 Nov 2017 15:45 | editor : Budhi Prasetya

kecelakaan bus

Petugas derek melakukan evakuasi bus pariwisata yang terguling usai mengalami keelakaan tunggal di Jalan raya Desa Tambakselo, Kecamatan Widodaren, Ngawi.  (Icuk Pramono/Radar Ngawi)

NGAWI - Faktor human error turut menyumbang tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ngawi. Sopir mengantuk jadi salah satu penyebab kecelakaan. 

Seperti yang terjadi Senin malam (30/10), rasa kantuk Eko Prasetyo berakibat fatal. Bus Nopol AB 7265 AS yang dikemudikannya mengalami celaka di Desa Tambaselo, Kecamatan Widodoren, Ngawi. 

Penyebabnya sama, , 36,  itu mengantuk. 

Bus pariwisata Hino Karyajasa itu terjun ke area persawahan warga yang terletak sekitar 10 meter dari badan jalan Ngawi-Mantingan  sekitar pukul 22.00 Wib. Badan bus terguling di utara jalan. 

Meski begitu, tidak ada korban jiwa. Eko Prasetyo, sopir asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Blambanganlipuro, Bantul dan belasan penumpang bus selamat. Sopir bus selanjutnya diamankan ke Pos Laka Lantas. 

’’Sedangkan penumpang bus sudah dipindahkan ke kendaraan lainnya,’’ ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi, Ipda Miftachul Huda. 

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat bus yang disopiri Eko Prasetyo melaju dari arah Ngawi menuju Mantingan. Saat melintas di lokasi kejadian, Eko tak kuasa menahan kantuk. 

Lelaki 36 tahun itu tak sadar jika kondisi jalan yang dilaluinya menikung. Alhasil, bus melaju lurus dan keluar dari badan hingga terjun ke persawahan. 

’’Akhirnya bus terguling,’’ imbuhnya. 

(mn/odi/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia