Senin, 25 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Sastra & Budaya

Penonton Apresiasi Konser Puisi Musik

Jumat, 29 Dec 2017 17:42 | editor : Abdul Basri

MEMUKAU: Aksi Komunitas Pelar STITA Sumenep dalam pergelaran musikalisasi puisi pada Konser Puisi Musik di depan Labang Mesem Rabu malam (27/12).

MEMUKAU: Aksi Komunitas Pelar STITA Sumenep dalam pergelaran musikalisasi puisi pada Konser Puisi Musik di depan Labang Mesem Rabu malam (27/12). (ABD. MUKSIDYANTO/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP– Konser puisi musik di depan Labang Mesem Sumenep berlangsung meriah Rabu malam (27/12). Kegiatan yang diisi pembacaan puisi oleh para sastrawan itu mendapat perhatian dari ratusan penonton.

Pertunjukan yang berlangsung sejak pukul 20.00 itu lanjut hingga larut malam. Puluhan sastrawan membacakan puisi. Baik karya sendiri maupun karya sastrawan lain. Di sela-sela pembacaan puisi, diselingi penampilan dari Komunitas Pelar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep.

Penampilan musikalisasi puisi mendapat apresiasi dari para penonton. Banyak yang mengabadikan momen itu dengan kamera handphone. Saat penampilan berlangsung, M. Fauzi, salah seorang sastrawan Sumenep, naik panggung memberikan saweran.

BERBAHASA MADURA: Korlip JPRM Lukman Hakim AG membacakan puisi berbahasa Madura.

BERBAHASA MADURA: Korlip JPRM Lukman Hakim AG membacakan puisi berbahasa Madura. (ABD. MUKSIDYANTO/Radar Madura/JawaPos.com)

Setelah memberikan uang kepada kru Komunitas Pelar, dia turun. Hal itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas ganerasi muda yang memiliki kepedulian pada dunia sastra. ”Kami sangat apresiatif dengan penampilan seperti ini. Masih ada ganerasi muda yang peduli dunia sastra,” katanya.

Dalam kegiatan yang disponsori Gardu Budaya Jawa Pos Radar Madura itu, pembacaan puisi dilakukan secara bergiliran. Ruang Seni Musik Kalonta merupakan salah satu promotor kegiatan tersebut. Seniman yang hadir dari Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Nganjuk, dan Bojonegoro.

Koordinator Liputan (Korlip) Jawa Pos Radar Madura Lukman Hakim AG ikut tampil membacakan puisi. Puisi oleh penyair asal Gapura itu berbahasa Madura. Judulnya, Jaman Maju, Jaman Adhu.

(mr/hud/sid/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia