Minggu, 27 May 2018
radarmadura
icon featured
Sport

Modal untuk Laga Pamungkas

Madura Menang 2 Gol dari Persela

Rabu, 10 Jan 2018 13:57 | editor : Abdul Basri

NYALAKAN MESIN: Penyerang Madura United Marcel Sacramento berusaha lepas dari kawalan pemain Persela Lamongan di Stadion Gelora Bangkalan Selasa (9/1) sore.

NYALAKAN MESIN: Penyerang Madura United Marcel Sacramento berusaha lepas dari kawalan pemain Persela Lamongan di Stadion Gelora Bangkalan Selasa (9/1) sore. (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Madura United berhasil meraih kemenangan perdana pada turnamen Suramadu Super Cup (SSC). Persela Lamongan yang menjadi lawannya takluk dua gol tanpa balas. Laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Selasa sore (9/1).

Gol pertama tercipta melalui plesing Engelberd Sani di menit ke-26. Kemudian, melalui sepakan kaki kanan wing back anyar, Alfath Fathier, jelang babak pertama usai tepatnya di menit ke-46.

Hasil tersebut dirasa cukup baik oleh Pelatih Kepala Madura United Gomes de Olivera. Bahkan Asisten Pelatih Persela Lamongan Danur Dara menyebut, kekalahan 2-0 ini merupakan hasil yang pantas bagi timnya.

”Sejak awal kami memang menjalani turnamen ini hanya untuk uji coba. Semua pemain memang kami turunkan,” ujar eks pelatih Perssu Real Madura tersebut. Rotasi pemain juga dilakukan oleh skuad Laskar Joko Tingkir, julukan Persela. Maklum, jadwal pertandingan sangat mepet sehingga cukup menguras stamina pemain.

Hal ini juga dirasakan kubu tuan rumah. ”Tidak mudah bagi para pemain untuk menjalani pertandingan selama dua hari berturut-turut, tentu mereka kelelahan,” ujar Gomes de Olivera usai pertandingan.

Pada pertandingan tersebut, kedua tim turun dengan komposisi pemain yang berbeda dari laga sebelumnya. Hal ini demi menyiasati jadwal yang sangat mepet, sehingga tak membuat  pemain kelelahan.

Gelandang Madura United Slamet Nurcahyo membenarkan hal itu. Selain lelah disebabkan tak ada waktu istirahat, cuaca yang cukup terik juga berpengaruh.

”Mungkin sejumlah pemain kelelahan, terutama Noura,” imbuh gelandang 34 tahun itu. Karena itu pada jeda babak pertama, Noura harus ditarik keluar oleh Gomes lantaran kelelahan.

Gomes mengatakan, laga tersebut merupakan sebuah proses persiapan yang harus dijalani tim. Pelatih 54 tahun itu menilai, permainan timnya sudah membaik meskipun di sejumlah lini masih terdapat kekurangan.

”Kami dalam proses persiapan menuju Liga 1. Bisa menang lawan Persela merupakan hasil yang baik untuk kami,” jelas pelatih asal Brasil tersebut. Hasil ini bisa menjadi modal jelang menghadapi Kedah FA di pertandingan pamungkas.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia