Minggu, 24 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Perawatan UPTD Sarpras Telan APBD Rp 1,1 M

SGB, GOR Saka, TRK, dan Kolam Renang

Jumat, 12 Jan 2018 18:46 | editor : Abdul Basri

KEBANGGAAN WARGA BANGKALAN: Pengendara berada di area Stadion Gelora Bangkalan.

KEBANGGAAN WARGA BANGKALAN: Pengendara berada di area Stadion Gelora Bangkalan. (A. YUSRON FARISANDY/ Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Aset pemkab yang dikelola UPT Sarana dan Prasarana (Sarpras) dinas pemuda dan olahraga (dispora) banyak rusak. Salah satunya fasilitas Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Atap bolong, cat tribun memudar, dan sejumlah fasilitas dicorat-coret.

Kepala UPT Sarpras Dispora Bangkalan Candra Irawan membenarkan adanya sejumlah kerusakan fasilitas SGB. Tidak hanya itu, Gedung Olahraga Sultan Abdul Kadirun (GOR Saka), Taman Rekreasi Kota (TRK), kolam renang, dan fasilitas yang lain perlu perbaikan.

”Lantai GOR juga perlu perbaikan. Alat-alat permainan di TRK juga banyak yang rusak. Banyak yang perlu diperbaiki,” ungkapnya.

Pada 2017, lembaganya tidak memiliki anggaran untuk perawatan fisik sejumlah fasilitas yang dikelolanya. Akibatnya, selama setahun fasilitas tersebut tanpa perawatan. Tahun lalu anggaran untuk pemeliharaan dan biaya operasional sarpras sebesar Rp 855.688.750.

”Tapi, tahun lalu tidak ada untuk perawatan fisik. Untuk rumput stadion saja sudah besar. Belum lagi untuk GOR, kolam renang sama TRK,” paparnya.

Tahun ini instansinya menyiapkan dana sekitar Rp 1,1 miliar. Anggaran itu sudah termasuk perawatan fisik. Fasilitas rusak akan diperbaiki. Prioritas perawatan akan difokuskan pada SGB dan GOR Saka. Namun menurut dia, anggaran untuk perawatan fisik masih tergolong minim.

”Rp 1,1 miliar itu bukan cuma untuk perawatan saja. Tapi, juga untuk beli solar, bayar listrik, bayar petugas. Jadi untuk anggaran perawatan fisik kecil,” kata pria berkumis itu saat ditemui di kantornya Kamis (11/1).

Candra menambahkan, kemungkinan akan ada sejumlah fasilitas yang tidak diperbaiki. Mengingat anggaran perawatan fisik yang kecil. Diperkirakan tidak lebih dari Rp 100 juta untuk biaya perawatan fisik empat fasilitas yang dikelola lembaganya. ”Pastinya berapa, saya tidak hafal angkanya,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir berharap perawatan fisik dispora maksimal. Sebab, fasilitas olahraga, kolam renang, dan TRK setiap harinya banyak digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

”Salah satu pendukung bagi kenyamanan pengunjung itu ya fasilitas yang mumpuni. Kalau banyak rusak, bagaimana mau betah. Karena sudah dianggarkan, nanti langsung diperbaiki,” pintanya.

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia