Sabtu, 26 May 2018
radarmadura
icon featured
Salera

Tarsun Dengar Curhat Bawahan Jodohkan Anak 

Senin, 15 Jan 2018 17:34 | editor : Abdul Basri

BAHAGIA: Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun bersama keluarga.

BAHAGIA: Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun bersama keluarga. (MOCH. TARSUN FOR Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Hubungan emosional yang baik ini tidak dibangun secara instan. Saat menjadi kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Pegantenan, Tarsun juga menempatkan diri sebagai orang tua bagi bawahannya. Bahkan tak jarang dirinya menjadi tempat curhat bagi para bahawan.

Curhat yang diterima Tarsun bukan hanya soal pendidikan. Di luar konteks pendidikan seperti urusan keluarga, bisnis, dan lain sebagainya. Termasuk, soal menjodohkan anak. Bawahannya juga banyak yang minta pertimbangan Tarsun.

”Berkat hubungan kekeluargaan ini, di mana-mana saya diterima. Ketika keliling kecamatan, mereka merasa didatangi oleh orang tua,” jelasnya.

Setelah terpilih menjadi pemenang Madura Awards, Tarsun semakin berkomitmen memajukan pendidikan di Pamekasan. Dia ingin slogan Pamekasan sebagai Kabupaten Pendidikan semakin membumi.

Semua anak usia sekolah, dari 7–12 tahun, harus berada di bangku SD/MI. Begitu pun anak usia 13–15 harus ada di bangku SMP/MTs. Pada saat yang sama, kualitas struktur dan infrastruktur pendidikan mesti diperhatikan dengan baik. Terutama, sumber daya manusia (SDM) pendidikan harus mumpuni.

”Harapan kami, bagaimana memberikan layanan pendidikan bermutu bagi semua warga Pamekasan tanpa terkecuali (for all education). Wajah pendidikan di Pamekasan benar-benar tampil menarik, tampil sebagaimana predikat yang disandangnya, yakni kabupaten pendidikan,” tukasnya.

(mr/mam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia