Sabtu, 26 May 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Angkut Kayu Perhutani, Warga Kangean Ditangkap

Minggu, 11 Feb 2018 17:30 | editor : Abdul Basri

DIDUGA ILEGAL: Kayu diduga milik Perhutani di Desa/Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, yang diamankan dari warga.

DIDUGA ILEGAL: Kayu diduga milik Perhutani di Desa/Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, yang diamankan dari warga. (POLRES FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Dussalam terpaksa harus menepikan perahu yang dikemudikan Jumat (9/2) sekitar pukul 20.00. Warga Dusun Bondat, Desa/Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, itu diduga sedang mengangkut kayu ilegal. Akibatnya, pria 57 tahun itu harus berurusan dengan polisi.

Dia diringkus setelah terjaring patroli laut gabungan Polsek Kangean dengan Perhutani BKPH Kangean Timur. Tersangka diduga mengangkut kayu milik Perhutani di perairan Dusun Kayuaru. Perahu Dussalam kemudian dikejar oleh polisi menggunakan speedboat.

Setelah diperiksa, perahu mesin tersebut bermuatan kayu. Kayu tersebut ditengarai milik Perhutani. Perahu diambil alih dan menepi ke daratan. Sementara Dussalam diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penangkapan itu polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, seratus batang kayu ukuran 400 x 12 x 8 sentimeter. Kerugian Perhutani ditaksir kurang lebih Rp 20 juta. Selanjutnya tersangka dibawa ke Kantor Perhutani BKPH Kangean Timur.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit mengatakan, setelah terlihat polisi, perahu Dussalam semakin cepat. Karena itu polisi melakukan pengejaran. Polisi akan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. ”Digeledah dan ternyata ada kayu ilegal. Langsung menahan tersangka dan mengamankan barang bukti,” ungkapnya.

(mr/fat/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia