Senin, 28 May 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Tuan Guru Bajang Lecutkan Semangat Ribuan Santri

Selasa, 13 Feb 2018 00:14 | editor : Abdul Basri

ILMIAH: Dewan A’wan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, memberikan sambutan atas kedatangan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi di musala putra Minggu malam (11/2).

ILMIAH: Dewan A’wan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, memberikan sambutan atas kedatangan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi di musala putra Minggu malam (11/2). (MOH ALI MUHSIN/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi sedang melakukan safari di Pulau Garam. Minggu malam (11/1) Tuan Guru Bajang berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba).

Ribuan santri berbaris hingga kiloan meter menyambut alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, tersebut. Dia diterima oleh Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid. Sebelum mengisi seminar kepada santri, Tuan Guru Bajang bertemu dengan sejumlah ulama, kiai, dan alumni Al-Azhar di aula pesantren.

Di tempat itu dia juga berkesempatan menyaksikan video pendek sejarah dan perkembangan Ponpes Muba. Dia penasaran untuk menyaksikan kemampuan santri dalam sembilan bahasa asing.

AKRAB: Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. Abdul Muin, M.Pd., M.M. (kiri) memberikan cenderamata kepada Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi.

AKRAB: Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. Abdul Muin, M.Pd., M.M. (kiri) memberikan cenderamata kepada Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. (MOH ALI MUHSIN/Radar Madura/JawaPos.com)

Satu per satu santri disuruh berkomunikasi bahasa asing. Mulai bahasa Arab, Inggris, Mandarin, Korea, Prancis, Jepang, dan bahasa asing lainnya. Setelah itu, dia menuju musala, tempat ribuan santri menunggu.

Pada kesempatan tersebut, pria kelahiran 31 Mei 1972 itu memotivasi santri. Dia mengajak santri memiliki rasa percaya diri. Sebab, menurut dia, percara diri merupakan salah satu kunci kesuksesan.

Dia mengatakan, santri boleh berada di tempat yang jauh dari keramaian. Boleh saja berada di dusun atau kampung. Tapi jika memiliki ilmu, iman, dan akhlak, santri itu nanti bisa menjelajahi dunia.

”Santri Bata-Bata harus berani bermimpi dan bercita-cita. Dari Bata-Bata ini insya Allah akan keluar pemimpin umat dan bangsa,” katanya membangkitkan semangat santri.

Dia juga mengingatkan santri agar memiliki akhlak mulia. Dia sepakat dengan slogan Ponpes Muba yang berbunyi, ”Kesopanan lebih tinggi nilainya daripada kecerdasan.” Slogan itu memang sesuai dengan ajaran Islam untuk memerhatikan akhlak.

”Ada seorang ulama menanyakan kepada muridnya. Pertanyaan yang disampaikan bukan berapa kitab yang  sudah dihafal, berapa juz Alquran yang dihafal. Tapi, yang ditanya oleh ulama itu apakah kamu sudah selesai ngaji kitab Ta’limul Mutaiallim? Ini pentingnya akhlak,” terangnya.

Dewan A’wan Ponpes Muba RKH M. Tohir Abd. Hamid menyambut baik kedatangan Tuan Guru Bajang. Apalagi, berkesempatan memberikan motivasi kepada santri. ”Atas nama keluarga Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, saya menyampaikan selamat datang di Bata-Bata,” ucapnya.

Lora visioner itu menjelaskan, Tuan Guru Bajang adalah sosok pemimpin yang memiliki basic keagamaan yang kuat. Dia juga mampu menjalankan roda pemerintahan. ”Semoga beliau istiqamah menjalankan ilmu-ilmunya dan menjadi sosok pemersatu umat Islam di seluruh Indonesia,” kata ketua senat STAI Al-Khairat itu.

Kemarin pagi (12/1) dia mengisi seminar di kampus STAI Al-Khairat dengan tajuk Pemberdayaan Pendidikan dan Ekonomi Menyongsong Era Indonesia Emas 2045. Seminar nasional itu digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus keluarga besar alumni STAI Al-Khairat (Kausar) 2018–2022.

Ratusan mahasiswa, dosen, dan alumni STAI Al-Khairat hadir. Menurut Tuan Guru Bajang, pendidikan dan ekonomi adalah dua hal penting dalam memajukan ekonomi bangsa.

”Dia banyak mendapatkan penghargaan dari menteri dan presiden. Sebab, mampu memberdayakan semua sumber kehidupan terutama dalam aspek ekonomi,” terang Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. Abdul  Muin, M.Pd., M.M.

Dia menjelaskan, Tuan Guru Bajang merupakan tokoh dan figur inspiratif. Masyarakat banyak mengapresiasi inovasi dan kinerjanya. Dia adalah tokoh atau pemimpin masa depan Indonesia. ”Semoga apa yang disampaikan dapat memberikan tambahan ilmu dan motivasi bagi mahasiswa,” harap Muin.

(mr/sin/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia