Kamis, 21 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Tabrak Mobil, Pelajar SMP Tewas

Sabtu, 17 Feb 2018 21:43 | editor : Abdul Basri

SERIUS: Anggota Satlantas Polres Pamekasan melakukan olah TKP di Jalan Raya Bicorong, Kecamatan Pakong, Jumat (16/2).

SERIUS: Anggota Satlantas Polres Pamekasan melakukan olah TKP di Jalan Raya Bicorong, Kecamatan Pakong, Jumat (16/2). (MOH. ALI MUHSIN/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Mustofa, 15, warga Desa Bujur Timur, Kecamatan Batumarmar, pergi untuk selamanya. Pelajar SMP itu tewas setelah terlibat kecalakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Raya Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Jumat (16/2) sekitar pukul 10.00.

Musibah itu berawal saat mobil penumpang umum (MPU) melaju dari arah selatan. Kemudian, berhenti menurunkan penumpang di Jalan Raya Bicorong. Di belakang MPU tersebut dua mobil juga berhenti, yakni Innova dan Panther.

Tiba-tiba, mobil Xenia dengan nomor polisi (nopol) M 1604 AI menabrak Panther dari arah belakang. Diduga karena tidak sempat ngerem. Kaget, Mustofa yang mengendarai motor bernopol B 6337 UKM tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dia pun menabrak Xenia yang berhenti mendadak di depannya.

Motor Mustofa oleng ke kanan. Nahas, dari arah berlawanan juga melaju pikap Carry nopol L 1394 XR yang dikemudikan Sahid, 39, warga Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong. Karena terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindarkan.

Akibat kecelakaan itu, Mustofa meninggal dunia. Sementara temannya yang dibonceng, Jufri, 16, mengalami lecet di siku tangan kiri, lecet kaki kanan, dan lecet tumit kaki kiri.

”Pengendara sepeda motor menabrak Xenia lalu oleng ke arah kanan. Terjadilah tabrakan dengan mobil pikap Carry yang melaju dari arah yang berlawanan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Pamekasan Ipda Moh. Tamsil keamrin.

Sehari sebelumnya, Kamis (15/2) juga terjadi laka lantas di Jalan Raya Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, sekitar pukul 13.00. Kecelakaan tersebut mengakibatkan Mega Ismi, 20,  pengendara sepeda motor nopol M 2354 D meninggal dunia.

Mahasiswi asal Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, itu terlibat kecelakaan dengan mobil nopol M 1632 VE yang kemudikan Yono, 65, warga Desa Pasarejo Pujer, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. ”Pada saat melaju dari arah timur ke barat hendak belok kanan kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya,” kata Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Yudiyono.

Dijelaskan, korban meninggal karena mengalami robek bagian kepala belakang, patah tangan kiri, patah kaki kiri, dan pendarahan telinga. Pihaknya telah melakukan olah TKP secara cermat dan teliti terkait dengan kecelakaan tersebut.

”Kami mengevakuasi kendaraan yang terlibat dan mengamankan barang bukti ke kantor unit laka,” pungkasnya. 

(mr/sin/onk/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia