Sabtu, 23 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Features

Uswatun Hasanah Raih Perak TIMO 2018

Taklukkan Pesaing dari Belahan Dunia

Minggu, 04 Mar 2018 08:22 | editor : Abdul Basri

MEMBANGGAKAN: Uswatun Hasanah memegang bendera Merah Putih dengan medali perak yang diraih usai penyerahan hadiah Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2018 di Bangkok beberapa waktu lalu.

MEMBANGGAKAN: Uswatun Hasanah memegang bendera Merah Putih dengan medali perak yang diraih usai penyerahan hadiah Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2018 di Bangkok beberapa waktu lalu. (FATHOR RAHMAN FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SAMPANG – Tidak ada usaha yang sia-sia. Uswatun Hasanah meraih medali perak olimpiade internasional di Bangkok pada 22 Februari 2018. Belajar tekun, beribadah, dan dukungan keluarga kuncinya.

Sosok remaja putri dengan penampilan sederhana. Jauh dari penampilan modis dan nyentrik. Itulah putri kedua pasangan Fathor Rahman, 48, dan Ita Agustini, 48, warga Jalan Merpati Nomor 143, Sampang.

Uswatun Hasanah anak kedua setelah Raudatul Munawwaroh yang beranjak pada usia 21 tahun. Dua bersaudara tersebut mempunyai kemampuan berbeda. Uswatun Hasanah sejak kecil suka matematika. Sementara si sareyang lebih suka biologi.

Meski sedikit bicara, kemampuan Uswatun Hasanah mengolah rumus mengantarkannya sebagai juara internasional. Dia berhasil menyingkirkan ratusan pesaing pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2018.

Sedikitnya, 400 orang yang bersaing pada olimpiade bergengsi tersebut. Mereka berasal dari sepuluh negara. Di antaranya, Cina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Hongkong, dan tuan rumah Thailand. Dari negara Timur Tengah diwakili Iran. Sementara dari Eropa diwakili Bulgaria. Dan satu negara lagi dari Asia.

”Saya sempat grogi karena bersaing dengan ratusan peserta. Kemampuan mereka sudah pasti luar biasa. Tapi saya semangat untuk berusaha maksimal,” ucapnya Jumat (2/3).

Dara kelahiran 17 Juli 2001 tersebut mengaku prestasi yang diraih tidak lepas dari usaha yang istiqamah. Belajar terus menjadi aktivitas. Hal itu juga diimbangi dengan ibadah dan berdoa. Dukungan keluarga juga menjadi salah satu motivasi.

Uswatun Hasanah mengatakan, tidak ada usaha yang tidak berhasil. Jika gagal, itu hanya kesuksesan yang tertunda. Keikutsertaannya dalam TIMO 2018 membuktikanusahanya selama ini membuahkan hasil.

”Selain belajar pada waktu KBM, di sekolah ada waktu 15 jam dalam sepekan belajar matematika. Selain itu, saya belajar di rumah setiap ada waktu luang,” tutur gadis 17 tahun.

Perjuangan Uswatun Hasanah tidak mudah. Dia harus mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Setelah lolos, mengikuti seleksi tingkat provinsi. Tahapan itu berhasil dilalui hingga melaju ke tingkat internasional.

Pada seleksi tingkat Jawa Timur dia menyelesaikan soal. Untuk bisa berkompetisi pada ajang TIMO 2018 harus mendapat nilai di atas 80. Namun, Uswatun Hasanah melampaui target minimal itu. Dengan begitu, dia bisa bersaing dengan ratusan peserta dari beberapa negara belahan dunia.

Dia didampingi orang tuanya ke Thailand. Kebetulan menjabat Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang, tempat dia mengenyam pendidikan. Karena itu, perempuan yang dikenal pemalu tersebut lebih semangat untuk memboyong medali bertaraf internasional ke Kota Bahari.

Fathor Rahman, ayah Uswatun Hasanah, mengaku putrinya itu berbeda dengan anak pertama. Dia lebih pemalu sejak kecil. Namun, keluarga sangat mendukung kegemaran yang ditekuni mereka. ”Sejak kecil dia memang suka ilmu matematika. Kalau kakaknya suka biologi,” ucapnya.

Keikutsertaan Uswatun Hasanah pada TIMO 2018 atas inisiatif sendiri. Kemudian difasilitasi pihak sekolah. Kesempatan itu berlaku sama kepada semua siswa MAN Sampang. ”Kami ada pelajaran khusus matematika. Setiap pekan minimal 15 jam di luar jam sekolah,” katanya.

Sebagai keluarga sekaligus kepala MAN Sampang dirinya bangga. Prestasi anaknya tidak hanya membanggakan keluarga. Juga, mengharumkan nama baik sekolah. Terlebih nama baik Sampang.

(mr/fat/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia