Sabtu, 23 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Sportainment

Sentuhan Pertama Milo, Madura United Unggul atas Hougang United FC

Senin, 05 Mar 2018 16:39 | editor : Abdul Basri

UJICOBA INTERNASIONAL: Madura United tampil meyakinkan saat menghadapi Hougang United FC Minggu (4/3).

UJICOBA INTERNASIONAL: Madura United tampil meyakinkan saat menghadapi Hougang United FC Minggu (4/3). (ADAM MUHLIS DINILLAH/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Madura United tampil meyakinkan pada uji coba melawan Hougang United FC. Pada pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan, itu, Laskar Sape Kerrap  unggul dua gol tanpa balas dari klub asal Singapura tersebut.

Kemenangan itu juga mengakhiri rentetan kekalahan yang dialami Fabiano Beltrame dkk selama empat laga. Yakni, pada turnamen Piala Presiden 2018 dan Piala Gubernur Kaltim (PGK) jilid II. Itu juga menjadi kemenangan pertama bagi pelatih baru Madura United Milomir Sislija.

Seperti diberitakan, Gomes de Olivera mengundurkan diri pascagagal membawa Madura United ke babak semifinal PGK II. Kemudian, manajeman memilih  Mili –panggilan dari Milomir Sislija– menempati posisi tersebut menyongsong Liga 1 musim 2018.

Gol kemenangan tuan rumah dicetak Nuriddin Davronov di menit ke-37. Kemudian, gol kedua dicetak Lamjed Chehoudi di menit 90 babak kedua. Kemenangan itu disambut baik oleh suporter Madura United yang memadati tribun SGRP.

Ribuan suporter Madura Bersatu yang memadati tribun SGRP bergemuruh setelah Nuriddin Davronov sukses memecah kebuntuan. Pemain asal Tajikistan tersebut sukses meneruskan umpan tarik dari Cristian Gonzales di sisi kanan pertahanan lawan.

Unggul satu gol tidak membuat skuad binaan Milo menurunkan tempo permainan. Mereka terus menggempur barisan pertahanan Hougang United. Salah satu peluang didapat Greg Nwokolo. Dia lepas dari pengawalan tiga pemain bertahan lawan. Sayang, sepakannya masih tipis berada di sisi kanan gawang Khairuddin Khalid.

Unggul satu gol pada interval pertama tak membuat skuad berjuluk Laskar Sape Kerrap menurunkan tempo permainan. Terlebih dengan masuknya dua pemain pengganti Sasa Kolunija dan Lucky Wahyu. Mereka terus menggempur barisan pertahanan Hougang United.

Selain itu, skuad binaan Milo mulai menerapkan pressing ketat bagi pemain lawan. Saat pemain Hougang mendapatkan bola, pemain Madura langsung memberikan pengawalan guna mengantisipasi ancaman ke gawang Satria Tama Hardianto.

Bahkan beberapa kali peluang emas sempat didapat skuad kebanggaan suporter Madura Bersatu. Di antaranya, sepakan Slamet Nurcahyo yang masih dimentahkan kiper Hougang United Khairuddin Khalid. Cristian Gonzales juga punya peluang emas setelah melewati kiper lawan. Sayang, sepakannya masih diamankan bek Hougang.

Berada dalam tekanan membuat pemain Hougang kesulitan mengembangkan permainan. Terlebih mereka harus bekerja keras untuk meredam gempuran Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan. Apalagi skuad tuan rumah termotivasi memberikan kemenangan di hadapan 6.318 suporter bertiket.

Memasuki masa injury time, pemain pengganti Lamjed Chehoudi berhasil memecah kebuntuan sekaligus menggandakan keunggulan untuk Madura United menjadi 2-0. Pemain bernomor punggung 25 itu mampu melepaskan tendangan terukur dan merobek jala gawang Hougang. Gol itu menutup laga uji coba internasional tersebut.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia