Jumat, 22 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Features

Cara Dinas Pendidikan Menyiapkan Anak Didik Unggul

Gelar OSK, Seleksi Mulai Tingkat Kecamatan

Rabu, 07 Mar 2018 01:55 | editor : Abdul Basri

BIBIT UNGGUL: Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun (depan) memantau pelaksanaan OSK di SDN Bugih 1 Selasa (6/3).

BIBIT UNGGUL: Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun (depan) memantau pelaksanaan OSK di SDN Bugih 1 Selasa (6/3). (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan menyiapkan bibit unggul untuk didelegasikan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun depan. Seleksi dari tingkat kecamatan dilakukan.

Di SDN Bugih 1 ramai kemarin (6/3). Puluhan kendaraan pribadi memadati halaman sekolah tersebut. Sejumlah guru dari berbagai sekolah berada di halaman rindang itu. Dari kejauhan, tampak pegawai Disdik Pamekasan mengawasi jalannya olimpiade sains tingkat kabupaten (OSK).

Puluhan siswa sekolah dasar (SD) hasil seleksi tingkat kecamatan antusias mengikuti olimpiade. Di ruangan itu nyaris tidak ada suara sedikit pun. Suasananya hening. Peserta olimpiade berkonsentrasi menaklukkan soal-soal yang diberikan panitia.

Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun mengatakan, OSK merupakan upaya menyiapkan bibit unggul untuk menatap Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019. Jauh-jauh hari disdik menyiapkan siswa yang akan mengikuti olimpiade bergengsi itu.

Tarsun menyampaikan, OSN merupakan olimpiade paling bergengsi di Indonesia yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Seleksinya ketat. Yakni, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Disdik Pamekasan menyiapkan sejak dini peserta yang akan diikutsertakan. Juara OSK akan dibina selama setahun secara intensif. Pembinaan ditempatkan di pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat). ”Kami harus benar-benar menyiapkan peserta secara matang,” katanya.

Tarsun menyatakan, dalam kurun waktu setahun, siswa benar-benar digodok. Pengetahuan tentang matematika dan IPA yang dimiliki siswa terus diasah. Pembinaan dari mentor profesional dilakukan secara intensif dan profesional.

Dengan persiapan yang matang, peserta didik diharapkan bisa mengharumkan Pamekasan dengan meraih juara. Disdik akan intens melakukan pembinaan agar kesiapan siswa lebih matang. ”Mohon dukungan semua pihak,” pintanya.

Tarsun menjelaskan, OSN adalah kompetisi paling bergengsi di tanah air. Keberhasilan dalam olimpiade tersebut kerap dijadikan acuan keberhasilan pendidikan di suatu daerah. Dengan demikian, persiapan harus matang.

Seluruh pihak diharapkan mendukung putra-putri terbaik Pamekasan untuk meraih prestasi dalam ajang tersebut. Dukungan keluarga sangat penting, terutama dalam memberikan semangat kepada siswa agar terus belajar.

Disdik akan berupaya secara maksimal agar siswa mampu bersaing dengan daerah lain. Bahkan, diharapkan, delegasi Kota Gerbang Salam meraih juara agar Pamekasan harum di Jawa Timur dan nasional.

Tenaga pengajar profesional disiapkan dalam pusdiklat. Mereka siap all-out mengajari siswa sehingga menguasai sains. ”Kami menyiapkan tenaga pendidik profesional yang siap menggembleng pemenang OSK sebelum mengikuti OSN tingkat provinsi tahun depan,” katanya.

Mantan Kabid Dikmen Disdik Pamekasan itu berharap, siswa yang disiapkan mengikuti OSN tahun depan itu bisa menorehkan prestasi. Mengingat, sebelumnya banyak pelajar dari Pamekasan yang keluar sebagai juara dalam ajang bergengsi yang diadakan Kemendikbud itu. 

(mr/pen/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia