Senin, 18 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Sumenep

Jenazah Salim Ditemukan 600 Meter Dari Lokasi Tenggelam

Selasa, 13 Mar 2018 04:41 | editor : Abdul Basri

SEMPAT HILANG: Jenazah Salim berada di kamar mayat RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep Senin (12/3).

SEMPAT HILANG: Jenazah Salim berada di kamar mayat RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep Senin (12/3). (BPBD FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Setelah melakukan pencarian di aliran dam Asta Katandur, tim SAR menemukan jenazah Salim, 22, warga Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, kemarin (12/3). Sebelumnya, Salim dinyatakan hilang tenggelam di dam Asta Katandur, Desa Bangkal.

Pencarian dilakukan sejak Minggu pagi (11/3). Tim SAR menemukan jenazah Salim tenggelam di dam Asta Kadur. Jenazah Salim ditemukan sekitar pukul 9.30 tak jauh dari lokasi penemuan korban pertama Fikri, 22, yang tenggelam bersama Salim.

”Setelah ditemukan, mayat langsung dibawa ke RSUD dr H Moh. Anwar untuk dilakukan autopsi. Kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” jelas Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno.

Jenazah Salim ditemukan di sekitar jembatan Desa Kacongan. Dalam pencarian tersebut, petugas melibatkan tim penyelam yang didatangkan dari Surabaya. ”Jarak dari lokasi tenggelam dengan lokasi penemuan sekitar 600 meter,” tuturnya.

”Saat ditemukan, jenazah korban terlihat tangannya keluar dari air. Petugas dibantu warga langsung mengevakuasi jenazah korban,” imbuh Sutarno.

Pihaknya masih mengembangkan penyelidikan kasus tersebut. ”Sebab, sebelum tenggelam mereka minum miras. Kami melakukan penyelidikan terhadap dua teman korban yang selamat sebagai saksi,” tegas dia.

Untuk diketahui, Salim bersama tiga temannya; yaitu Fikri, Danil, 22, dan Roni, 21, datang ke dam Asta Katandur. Mereka menenggak minuman keras oplosan di bekas musala dekat dam.

Fikri memutuskan mandi di dam. Salim ikut masuk ke air untuk mengambil botol minuman yang jatuh. Salim dan Fikri berusaha mengambil botol tersebut. Sayangnya, keduanya justru terseret arus hingga tenggelam.

Melihat itu, Doni ikut masuk ke air untuk menolong temannya. Sayangnya, dia juga terseret arus. Doni bernasib baik karena sempat diselamatkan warga di sekitar dam. Sedangkan Fikri dan Salim tenggelam, menghilang, dan ditemukan tewas.

(mr/aji/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia