Selasa, 19 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Diam-Diam Kejari Bidik Program Kambing Etawa

Selasa, 13 Mar 2018 04:45 | editor : Abdul Basri

Diam-Diam Kejari Bidik Program Kambing Etawa

BANGKALAN – Dugaan campur tangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan dalam APBDes semua desa bisa berbuntut masalah hukum. Pasalnya, kejaksaan negeri (kejari) diam-diam menyelidiki dugaan korupsi program kambing etawa yang tercamtum dalam APBDes.

Diduga, dinas yang dipimpin Mulyanto Dahlan itu menjadi pengepul program kambing etawa untuk dikelola desa. Program tersebut dialokasikan dari dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Program kambing juga termasuk pembuatan kandang.

Di Bangkalan ada 273 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Anggaran program kambing etawa tiap desa Rp 23 juta. Perinciannya, Rp 13 juta untuk membeli kambing etawa dan Rp 10 juta untuk pembuatan kandang.

Dikalkulasi, total anggaran pembelian kambing etawa untuk semua desa di Bangkalan mencapai Rp 3.549.000.000. Anggaran kandang sapi semua desa Rp 2.730.000.000. Dengan demikian, total anggaran program kambing etawa dan kandang Rp 6.279.000.000.

Kejari Bangkalan mengeluarkan surat nomor R.02/0.37/dek.3/03/2018. Surat tersebut perihal bantuan permintaan keterangan. Korp Adhyaksa melakukan pemanggilan kepada empat kepala desa serta ketua/bendahara BUMDes.

Pertama, Desa Banyusangka, Kecamatan Tanjungbumi. Kedua, Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjungbumi. Ketiga, Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop. Keempat, Desa Durjan, Kecamatan Kokop.

Dalam surat tersebut, terdapat catatan para saksi harus membawa dokumen atau data yang berkaitan dengan kegiatan BUMDes berupa pengambangan kambing etawa 2017. Dokumen dimaksud yaitu surat pengangkatan kepala desa, surat pengangkatan ketua dan bendahara BUMDes, proposal bantuan dan perincian kegitan kambing etawa, serta bukti transfer pembelian kambing etawa dan dokumen lain yang berkaitan dengan program tersebut.

Kasi Intel Kejari Bangkalan Pintono Hartoyo enggan menjelaskan detail terkait penyelidikan dugaan korupsi program kambing etawa. Didatangi ke ruang kerjanya, dia tidak mau memberikan komentar. ”No comment,” ucapnya singkat.

Sementara itu, Kepala DPMD Bangkalan Mulyanto Dahlan belum bisa dimintai keterangan mengenai dugaan korupsi program kabing etawa. Dihubungi berkali-kali ke nomor selulernya, tidak ada respons. 

(mr/hud/bam/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia