Selasa, 19 Jun 2018
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Pengadaan Buku Perpus Sekolah Belum Terealisasi

Selasa, 13 Mar 2018 11:49 | editor : Abdul Basri

SERIUS: Sejumlah siswa membaca buku di perpustakaan SMPN 2 Bangkalan Senin (12/3).

SERIUS: Sejumlah siswa membaca buku di perpustakaan SMPN 2 Bangkalan Senin (12/3). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Sebagian jatah dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan untuk pengadaan buku perpustakaan sekolah. Sayangnya, jatah tersebut tidak bisa terserap pada 2016 dan 2017. Di tahun ini, program pengadaan itu juga belum terealisasi. Disdik berdalih masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari kementerian.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, pada juknis sebelumnya, pembelian harus melalui e-katalog. Namun, daftar buku yang dimaksud tidak ada pada e-katalog yang disarankan. ”Kami tidak berani mengadakan kalau belum ada juknis,” ucapnya Senin (12/3).

Menurut Bambang, hingga kini belum ada petunjuk lebih lanjut dari kementerian terkait pengadaan buku melalui DAK. Karena itu, pihaknya belum bisa melakukan pembelian buku perpustakaan sekolah.

Jika hingga akhir 2018 juknis tak kunjung turun, kata Bambang, DAK untuk pengadaan buku perpustakaan sekolah dipastikan tidak terserap kembali.

”Buku apa saja yang perlu dibeli itu ada di juknis. Kami juga masih menunggu. Eman kalau tidak terserap lagi,” ujarnya.

Diterangkan, anggaran untuk pembelian buku perpustakaan sekolah mencapai miliaran rupiah. Termasuk tahun anggaran 2018. Dalam APBD 2017, pengadaan sarana dan prasarana untuk SD sebesar Rp 13.874.000.000 bersumber dari DAK.

Anggaran tersebut untuk rehab ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru (RKB), perpustakaan, dan pengadaan alat. Kemudian untuk jenjang SMP sebesar Rp 5.815.363.000. Sebagian dari dana tersebut memang diperuntukkan bagi perpustakaan sekolah.

Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangkalan Yuyun Fajar Novela menerangkan, pengadaan buku perpustakaan sekolah memang dari disdik. Dia berharap buku di perpustakaan sekolah bisa bertambah. Dengan begitu, semakin banyak sekolah yang memiliki perpustakaan.

”Kami hanya melakukan pendampingan. Memang masih banyak sekolah yang belum memiliki perpustakaan,” ucapnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir juga berharap pemkab, dalam hal ini disdik, aktif berkoordinasi dengan kementerian. Dengan begitu, DAK yang sudah di-plotting bisa terserap dan tidak hangus.

”Kalau terlaksana, pastinya sudah banyak buku di perpustakaan sekolah. Harapannya tahun ini terserap,” harapnya.

(mr/bad/onk/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia