Minggu, 27 May 2018
radarmalang
icon featured
Kanjuruan

Dua Hari Ampelgading Diterjang Banjir dan Longsor, Lihat yang Terjadi

Rabu, 11 Oct 2017 14:20 | editor : Suryo Eko Prasetyo

Warga dan TNI membersihkan material banjir Ampelgading

PEMBERSIHAN: Warga bersama anggota TNI membersihkan material banjir dan longsor yang menerjang Ampelgading. (Koramil Ampelgading for JawaPos.com)

JawaPos.com – Selama dua hari, sejak Sabtu (7/10) dan Minggu (8/10), kawasan Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang diterjang banjir dan tanah longsor.

Warga dan TNI membersihkan material banjir Ampelgading

BAKTI MASYARAKAT: Warga bersama anggota TNI membersihkan material banjir dan longsor yang menerjang Ampelgading. (Koramil Ampelgading for JawaPos.com)

Selama tiga hari hingga Senin (9/10), anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Ampelgading melakukan pembersihan material longsor.

‘’Kami masih melakukan pembersihan di Ponpes Nurul Tauhid, Dusun Sumbergentong, Desa Tirtomoyo," beber Komandan Koramil Ampelgading Kapten Tartib kepada JawaPos.com.

Dia menjelaskan banjir dan longsor menerjang pertama kali pukul 20.30. Akibatnya, akses jalan arah Dusun Argosari, Desa Argoyuwono  tertutup oleh longsoran atau timbunan tanah.

Badan jalan yang tertutup material longsor mencapai 14 meter, dengan lebar delapan meter. Sementara itu, ketebalan tanah yang menutupi jalan mencapai 1,5 meter.

Dua unit bangunan juga terkena dampak longsor di Desa Argoyuwono. Banjir dan tanah longsor juga mengakibatkan saluran air di rumah warga menjadi tidak berfungsi.

Tartib menambahkan, kejadian itu juga menyebabkan banjir bandang di Sungai Glidig. Dampaknya, delapan hektar sawah tergenang air dengan ketinggian delapan hektar.

Dua tiang listrik juga dilaporkan roboh dan tiga truk terseret arus sejauh 15 meter.

‘’Tidak ada korban jiwa dan truk berhasil dievakuasi oleh Babinsa dan warga. Kami masih melakukan pembersihan’’ tegas dia.

(rm/tik/sep/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia