Jumat, 22 Jun 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Limbah Rumah Sakit Bocor, Dibuang di Selokan Pemukiman

Senin, 12 Mar 2018 22:39 | editor : Mochamad Chariris

Empat karung sampah yang dibuang di selokan Lingkungan Jalan Resident Site, Perum CSE, Kel. Surodinawan, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Empat karung sampah yang dibuang di selokan Lingkungan Jalan Resident Site, Perum CSE, Kel. Surodinawan, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. (Resident Site for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Ketenangan warga perumahan Citra Surodinawan Estate (CSE), Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, sedikit terusik. Mereka terganggu dengan pembuangan sampah sembarangan di lingkungannya. Terlebih, diduga terdapat limbah medis.

Hal itu berawal ketika, SG, salah satu warga perumahan CSE, yang kali pertama mengetahui ada tumpukan sampah yang tersangkut di dalam selokan di Jalan Resident Site VI, perumahan CSE, kemarin.

Dirinya tidak mengetahui persis siapa orang yang membuang sampah tersebut. ’’Saya tahunya sudah ada tumpukan di selokan,’’ ungkapnya. Yang menjadi persoalan adalah lokasi temuan tersebut berada tepat di pagar belakang RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Dia meduga pembuangan itu dilakukan oleh oknum yang sengaja membuangnya ke luar area rumah sakit. Mengingat, antara area rumah sakit dan lingkungan perumahan CSE telah terpisah tembok setinggi kurang lebih tiga meter.

Sehingga, kecil kemungkinan jika sampah terjatuh secara tidak sengaja. ’’Saya kira sulit kalau sampah itu hanya kebetulan jatuh,’’ paparnya. Terlebih, sampah yang terbungkus kantong kresek dan karung (glansing) berjumlah sekitar empat bungkus.

Merasa curiga, SY, salah satu warga perumahan CSE lainnya yang sempat mengecek isi dari kantong sampah itu. Pasalnya, dia merasa ada yang janggal. Karena, salah satu karung diikat memakai selang yang mirip dengan selang infus. Terlebih, tepat di balik tembok tersebut merupakan tempat pengolahan limbah akhir RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

SY, akhirnya memutuskan untuk membuka isi dari kantong sampah itu. Yang mengejutkan, sampah tersebut berisi barang bekas yang diduga berasal dari limbah medis. ’’Ada beberapa kantong berisi alat suntik dan kantong lain berisi tisu bekas berwarna cokelat,’’ ungkapnya.

Merasa khawatir terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, warga akhirnya membiarkan sampah itu dan berinisiatif untuk melaporkannya ke pihak rumah sakit. Namun, selang beberapa jam kemudian, SG melihat tumpukan sampah itu didatangi oleh seseorang.

Pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu langsung mengambil kantong-kantong sampah tersebut. ’’Seperti sudah direncanakan, karena orang itu langsung ambil sampahnya,’’ terangnya.

Atas temuan itu, warga merasa khawatir karena sampah yang diduga limbah medis itu bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Yang lebih dikhawtirkan lagi, pembuangan limbah sembarangan bisa mencemari lingkungan atau bahkan memicu penyebaran penyakit di kawasan perumahan.

SG mengaku, baru kali pertama melihat praktik tersebut. Untuk itu, dia meminta kepada pihak rumah sakit untuk lebih memperketat pengawasan agar kejadian tidak sampai terulang lagi. ’’Kita kan tidak tahu sampah itu digunakan apa, apalagi dibuangnya di lingkungan perumahan,’’ pungkasnya

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia