Rabu, 20 Jun 2018
radarmojokerto
icon featured
Sportainment
0 PSMP vs PSIM 0

PSMP Tahan PSIM, Jadi Modal Jamu Wamena

Rabu, 02 May 2018 16:22 | editor : Mochamad Chariris

Pemain PSMP (merah) berebut bola dengan pemain PSIM di lanjutan penyisihan grup timur Liga 2.

Pemain PSMP (merah) berebut bola dengan pemain PSIM di lanjutan penyisihan grup timur Liga 2. (Guntur Aga for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Lawatan kedua PSMP ke Kota Gudeg Jogjakarta akhirnya membuahkan hasil. Menghadapi PSIM, The Lasmojo sukses memetik satu poin setelah laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul itu berakhir imbang 0-0.

Hasil tersebut menjadi modal besar Laskar Majapahit menatap pertandingan berikutnya babak penyisihan grup timur Liga 2 musim 2018 saat menjamu Kalteng Putra di Stadion Gajah Mada Mojosari, Minggu nanti (6/5).

Sejak menit awal, tuan rumah langsung menggeber serangan demi memburu gol pertama. Mengandalkan serangan dari dua sisi sayap yang dihuni Hendri Satriadi dan M Rifky, Hendika Arga dkk tak henti-hentinya memberikan tusukan ke pertahanan PSMP.

Ditopang Yoga Pratama dan Pratama Gilang di lini tengah, Hendika Arga dipasrahi sebagai jenderal serangan di jantung permainan. Hasilnya, peluang pertama didapat setelah center bek Ade Christian kedapatan handsball di luar kotak penalti.

Sayang, tembakan bebas Gilang membentur pagar hidup. Pun demikina juga dengan bidikan Hendika Arga yang masih tipis dari sasaran. Striker Ismail berpeluang mencetak gol, namun sepakan empat menit sebelum jeda masih mampu ditepis kiper.

Di sisi lain, PSMP yang tak ingin pulang dengan tangan hampa, juga berupaya membongkar pertahanan tuan rumah. Dengan mengandalkan eks striker PSIM, Krisna Adi yang berduet dengan Indra Setiawan di lini depan.

Sayang, sepakan kedua pemain masih melayang tipis di atas gawang Ivan Febrianto, kiper PSIM. Hingga kedua tim masuk ruang ganti, skor masih imbang kacamata. Di babak kedua, PSIM kembali menyerang lewat Hendika Arga, tapi sundulanya masih mendarat tepat di pelukan kiper PSMP, Putut Wijiarto.

Krisna Adi hampir saja mencatatkan namanya di papan skor setelah solo run Ricky Kambuaya berhasil diteruskan dengan shooting terarah ke gawang PSIM. Namun, lagi-lagi bola urung bergulir melewati garis gawang hingga mampu dibersihkan Edo Pratama.

Selamatlah gawang PSIM. Di menit ke-64, giliran Yoga Pratama membuat Putut harus berjibaku menangkis bola. Tapi, nasib PSMP masih beruntung, lantaran Putut menjadi tembok yang menyulitkan PSIM dalam mencetak skor. Termasuk tendangan bebas Rifky yang masih mampu dihalau ke sisi kiri gawangnya.  

PSIM unggul jumlah pemain ketika Finky Pasamba mendapat kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan. Hanya, sanksi tersebut tidak bisa dimanfaatkan tuan rumah dalam mencetak skor. Justru PSMP hampir menjebol gawang Ivan jika saja Samsul Pellu sigap menghalau bola. Hingga peluit panjang ditiup wasit Ridwan Pahala asal Jabar, skor imbang 0-0 tidak berubah.

Pelatih PSMP, Jamal Yastro mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Fokus dan konsentrasi menjadi kunci bisa menahan dan membawa pulang satu poin. ’’Bisa jadi modal menjamu Wamena dan Kalteng Putra. Juga motivasi memulai tren positif untuk meraih poin penuh di kandang,’’ pungkasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia