Rabu, 20 Jun 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik

Sebatas Cari Sensasi atau Penuhi Nazar? Ini Jawaban Andy Soebjakto

Rabu, 30 May 2018 02:30 | editor : Mochamad Chariris

Cawali Kota Mojokerto saat berenang di Sungai Brantas Kota Mojokerto, Minggu (27/5) sore.

Cawali Kota Mojokerto saat berenang di Sungai Brantas Kota Mojokerto, Minggu (27/5) sore. (Tim Pemenangan Andy-Ade Ria for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Aksi nyemplung Sungai Brantas dilakukan Calon Wali (Cawali) Kota Mojokerto, Andy Soebjakto, perlahan mengundang tanya warga Kota Onde-Onde.

Apakah aksi nekat yang direkam kamera video berdurasi 1 menit 10 detik tersebut bagian dari nazar, mencari sensasi, atau sebatas olahraga semata. Sebab, bukan hanya nyeleneh dan terbilang nekat.

Namun, cara menceburkan diri ke dalam Sungai Brantas pada Minggu (27/5) sore di depan PDAM Kota Mojokerto Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, itu juga dapat mengancam keselamatan Andy.

Nah, untuk menjawab berbagai spekulasi tersebut, Andy berkesempatan menjelaskan maksud dan tujuannya berenang di tengah Sungai Brantas yang selama ini dikenal memiliki arus deras. Dan, itu dilakukan tanpa pelampung, pengamanan atau bantuan tim relawan.

Kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, dia mengaku aksi nekatnya dengan hanya mengenakan kaus dan celana pendek hitam tersebut bagian dari menyampaikan keinginan sekaligus impian dalam membangun dan mengembangkan Brantas River Park.

Yakni, mengembangkan fasilitas sumber daya alam (SDA) air sungai sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Mojokerto.

”Kawasan wisata air yang (ingin) dikembangkan. Jadi, bukan untuk mencari sensasi,” ujar Andy melalui Ketua Tim Pemenangan Andy Seobjakto-Ade Ria Suryani (ASRI), Imam Masduki.

Dia juga membantah, dalam aksi menceburkan diri ke dalam sungai sekadar meralisasikan nazar atau sebatas mencari perhatian publik semata di tengah tahapan Pilwali Kota Mojokerto.

Sehingga, akan mengundang perhatian banyak pihak. Apalagi dilakukan tanpa bantuan pelampung dan safety memadai. Sehingga, berpotensi mengundang risiko keselamatan jiwa. ”Renang ini bagian dari (menuju) Brantas River Park,” tandasnya.

Imam Masduki menambahkan, meski rentan terhadap keselamataan Andy, namun hal itu dianggap hal yang biasa. Sebab, lanjutnya, selama ini, cawali yang berpasangan dengan Ade Ria tersebut memang dikenal memiliki hobi berenang.

”Cuma cari inspirasi (untuk) menjadikan wisata sungai (Brantas) sebagai ikon Kota Mojokerto saja,” papar politisi PKB ini.

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia