Jumat, 22 Jun 2018
radarmojokerto
icon featured
Politik

Distribusi Surat Suara Pilgub Jatim Molor

Kamis, 31 May 2018 01:00 | editor : Mochamad Chariris

Ketua KPU Saiful Amin melihat surat suara dan proses pelipatan di Kantor KPU Kota Mojokerto.

Ketua KPU Saiful Amin melihat surat suara dan proses pelipatan di Kantor KPU Kota Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Distribusi logistik Pilkada Serentak untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) mengalami revisi jadwal.

Kota Mojokerto menjadi salah satu dari beberapa kabupaten/kota yang mengalami revisi jadwal distribusi logistik berupa surat suara tersebut. Hal demikian dikatakan Rosyid Idhom Rosidi, komisioner KPU Kota Mojokerto.

’’Untuk Kota Mojokerto belum datang,’’ ujarnya ketika disinggung terkait logistik surat suara Pilgub Jatim untuk Kota Mojokerto. Ia menyampaikan, sedianya sesuai jadwal pertama, surat suara yang tengah dalam tahap pencetakan di percetakan itu datang pada tanggal 28 Mei 2018.

Namun demikian, sampai kini logistik yang tengah dicetak di Kudus itu tak kunjung datang. Setelah KPU Kota Mojokerto memeriksa ke KPU Jatim, ternyata terdapat pemberitahuan revisi jadwal distribusi. ’’Ada revisi jadwal. Ini tidak hanya untuk kota Mojokerto saja, tapi ada beberapa daerah lainnya,’’ kata Idhom.

Dalam revisi jadwal distribusi tersebut, diketahui KPU Kota Mojokerto bakal mendapat kiriman logistik surat suara pada tanggal 30 Mei 2018. Bersama Kota Mojokerto, terdapat daerah lain seperti Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk yang juga mengalami revisi jadwal distribusi.

’’Kota Mojokerto dari sebelumnya tanggal 28 Mei direvisi menjadi tanggal 30 Mei,’’ sambung Idhom. Logistik surat suara yang dipergunakan untuk Pilgub tersebut sedianya berjumlah 98.632 lembar surat suara. Total surat suara itu seberat 330 kilogram. Surat suara dibungkus dengan pembungkus kardus.

Sementara itu, kemarin dimulai penyortiran dan pelipatan surat suara pilwali oleh KPU Kota Mojokerto. Penyiapan logistik pemilu itu dilakukan oleh tenaga manusia. Pelipatan dimulai sekitar pukul 10.00. Minimal waktu yang dibutuhkan penyortiran dan pelipatan tiga hari.

Ketua KPU Kota Mojokerto Saiful Amin, mengatakan, kegiatan itu disambung dengan pelipatan surat suara pilgub. Hanya saja, logistik pilgub belum juga datang. Meski secara jumlah surat suara pilgub lebih banyak dari surat suara pilwali.

’’Sampai sekarang belum datang. Secara jumlah, surat suara pilgub di kota lebih sedikit dibanding dari lain sehingga tidak ada kekhawatiran,’’ ungkapnya. Surat suara pilgub di Kota Mojokerto sejumlah 98.132 lembar.

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia