Senin, 25 Jun 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Padamkan Api, Petugas PMK Dilarikan ke Mobil Ambulans

Kamis, 14 Jun 2018 19:35 | editor : Mochamad Chariris

Petugas PMK Kab. Mojokerto, Sukamto, saat mendapat perawatan petugas PMI Kota Mojokerto.

Petugas PMK Kab. Mojokerto, Sukamto, saat mendapat perawatan petugas PMI Kota Mojokerto. (Farisma/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Mojokerto, Sukamto, terpaksa dilarikan ke mobil ambulans saat berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan Toko Warna Warni di Jalan KH Akhmad Dahlan-Jalan Majapahit, Kota Mojokerto Kamis (14/6) siang. 

Korban diduga kesulitan bernapas saat berusaha menyemprotkan air ke dalam toko berlantai tiga itu. Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, Sukamto langsung merangsek ke dalam toko yang dipenuhi kobaran api.

Hanya berbekal baju dinas dan helm pelindung, pria bertubuh tambun ini langsung masuk sendirian ke dalam toko setelah pintu gerbang berhasil dijebol paksa petugas. Dengan sigap, pria yang tergabung dalam tim PMK menyemprotkan air ke kobaran yang menghanguskan tumpukan kain dan pakaian.

Namun, tak berselang lama, petugas BPBD Kabupaten Mojokerto itu tiba-tiba keluar toko dengan napas ngos-ngosan. Ternyata, Sukamto mengalami sesak napas akibat terlalu banyak menghirup asap tebal dari api yang membara.

Melihat kondisi itu, rekan-rekannya bergegas menyelamatkan Sukamto untuk dilarikan ke mobil ambulans milik PMI Kabupaten Mojokerto yang stand by di lokasi.

Tanpa pikir panjang, petugas PMI pun memberikan bantuan oksigen kepada Sukamto. Hingga kini, kesehatannya telah pulih dan normal setelah diberikan perawatan intensif.

”Tadi dia (Sukamto, Red) nampak bersemangat membantu memadamkan api, tapi asap kebakaran terlalu tebal. Sehingga pernapasannya sedikit terganggu dan harus dirawat di mobil ambulans PMI,” ujar Sungkono, relawan PMI Kota Mojokerto.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia