Sabtu, 23 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Untukmu Guruku
Oleh : Suryono Edi Wibowo SPd

Bangun Karakter Disiplin Melalui Gerakan Jumat Pagi

Senin, 19 Feb 2018 21:20 | editor : Ida Nor Layla

Guru SMK Negeri 4 Purworejo, Suryono Edi Wibowo SPd

Guru SMK Negeri 4 Purworejo, Suryono Edi Wibowo SPd (DOKUMEN PRIBADI)

KETIKA kita membaca atau mendengar istilah disiplin, sering kali pemikiran kita tertuju pada ketatnya aturan yang berlaku dalam lingkungan kita berada. Namun, sebenarnya disiplin merupakan sikap mental yang dilandasi kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku maupun terhadap komitmen pribadinya. Kedisiplinan menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda untuk mencapai keberhasilan.

Bagi seorang pelajar, untuk mencapai keberhasilan ia harus disiplin dalam belajar, patuh pada peraturan tata tertib sekolah, disiplin membagi waktu dan sebagainya. Masalahnya adalah bahwa tingkat kedisiplinan peserta didik terhadap sikap disiplin di era digital sekarang ini mengalami penurunan. Anak-anak lebih asyik bermain gadget dari pada belajar, lebih senang di kantin dari pada diperpustakaan, lebih suka nongkrong daripada datang ke Masjid. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan karakter secara intensif, bertahap dan terus menerus sehingga karakter disiplin dimiliki setiap peserta didik.

Dalam lingkungan sekolah, membangun kedisiplinan siswa atau pendidikan karakter secara umum bukan hanya menjadi tanggung jawab guru BK, guru Agama dan guru PPKn saja, namun menjadi tanggung jawab seluruh pendidik. Keberhasilan dalam membangun kedisiplinan berarti pula keberhasilan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Generasi muda yang berkualitas akan mempengaruhi maju mundurnya sebuah bangsa, karena ia akan mampu mengadakan perubahan terhadap dirinya sendiri maupun pada masyarakat pada umumnya. Menyadari akan hal itu, sebagai sebuah lembaga pendidikan SMK Negeri 4 Purworejo tidak hanya bertujuan untuk memberikan bekal kecakapan hidup, namun juga membekali siswa dengan karakter disiplin yang kuat sehingga siswa kelak akan tumbuh menjadi manusia yang berkepribadian. Dengan kata lain, lulusan SMK Negeri 4 Purworejo memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual secara seimbang.

Kebijakan yang ditempuh SMK Negeri 4 Purworejo untuk membangun kedisiplinan peserta didik adalah dengan melakukan Gerakan Jumat Pagi yang merupakan gerakan rutin yang dikemas bidang Kesiswaan melalui Ketarunaan yang  dilakukan setiap hari Jumat bekerja sama dengan Angkatan Laut dan Koramil Kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Selama satu jam, mulai pukul 07.00 sampai 08.00 siswa diberikan berbagai kegiatan yang menyangkut pembinaan fisik, pembinaan kesadaran bela negara, pembiasaan pola hidup bersih dibawah bimbingan petugas Koramil Kecamatan Ngombol dan petugas Angkatan Laut secara bergantian setiap minggunya.

Senam pemanasan, lari 5 Km, Latihan Baris berbaris dan Latihan Upacara Bendera menjadi kegiatan rutin dalam Pembinaan fisik dan kesadaran bela negara. Sedangkan pembiasaan pola hidup bersih dilakukan dengan bergotong royong membersihkan lapangan dan sekitar ruang kelas serta membiasakan membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan.

Selain kegiatan tersebut sekolah juga memberikan penghargaan dengan memberikan pin kejujuran terhadap warga sekolah yang menunjukkan pribadi yang jujur, serta memberikan sanksi terhadap warga sekolah yang melanggar peraturan. Kebijakan tersebut menjadi upaya membentuk pribadi yang kuat secara fisik dan mental sekaligus upaya memupuk sikap disiplin, pantang menyerah, peduli pada lingkungan dan bertanggung jawab dikalangan peserta didik.

Gerakan Jumat pagi memberi kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan karakter disiplin peserta didik. Disamping itu gerakan Jumat pagi secara tidak langsung juga mampu mengangkat prestasi bola voli SMK Negeri 4 Purworejo. Terbukti selama 5 tahun berturut-turut SMK Negeri 4 Purworejo selalu menjadi pemenang dalam kejuaraan bola voli antar pelajar se-Kabupaten Purworejo. Secara umum Gerakan Jumat Pagi menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan SMK Negeri 4 Purworejo dalam membentuk peserta didik menjadi pribadi yang kuat dan siap berkompetisi dalam dunia kerja khususnya dan masyarakat pada umumnya. (Guru SMK Negeri 4 Purworejo). tj3

(sm/ida/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia