Senin, 18 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal

Pembobol Mobil KPU Wonosobo Masih Diburu

Rabu, 21 Feb 2018 11:00 | editor : Pratono

DAPAT SERAGAM SILAT: Kaca mobil Terios berplat merah nomor AA 57 F milik KPU Wonosobo dipecah saat diparkir di depan Hotel Surya Asia Jalan Ahmad Yani Wonosobo.

DAPAT SERAGAM SILAT: Kaca mobil Terios berplat merah nomor AA 57 F milik KPU Wonosobo dipecah saat diparkir di depan Hotel Surya Asia Jalan Ahmad Yani Wonosobo. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID – Pelaku perusakan dan pencurian barang di mobil dinas milik KPU Kabupaten Wonosobo masih diburu oleh jajaran Polres Wonosobo. Selasa (20/2/2018), jajaran perwira di Polres Wonosobo dikumpulkan oleh Kapolres agar bersama-sama mengungkap kasus ini.

“Petugas terus mendalami dan mengembangkan kasus ini, upaya pengungkapan terus kami lakukan,” ungkap Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kasubag Humas AKP Marino.

Dikatakan Marino, begitu kasus terjadi, pihaknya langsung menurunkan petugas melakukan olah Tempat kejadikan perkara (TKP). Sejumlah orang yang berada di lokasi saat kejadian juga dimintai keterangan sebagai saksi.

Dari hasil kesimpulan sementara, kasus ini diperkirakan tidak berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada 2018 maupun persiapan Pemilu 2019. Diduga murni aksi pencurian. Kebetulan mobil KPU diparkir di tepi jalan sehingga menjadi sasaran pencurian. “Simpulan awal kami itu, namun kami terus kembangkan kasus ini,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil dinas plat merah AA 57 F milik KPU Kabupaten Wonosobo menjadi sasaran maling saat diparkir di depan Hotel Surya Asia, Minggu (18/2/2018) siang. Aksi pencurian dengan cara memecah kaca mobil tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB. Pencuri kemudian mengambil tas laptop warna hitam yang berada di dalam tas tersebut.

“Di dalam ada tas hitam tas laptop, tapi isinya bukan laptop. Tapi seragam pencak silat saya yang selesai saya pakai penuh keringat,” kata Kepala Sekretariat KPU Wonosobo Sumekto Hendro Kustanto yang menggunakan mobil tersebut.

Dari keterangan beberapa orang yang melihat, pelaku diduga 2 orang yang menggunakan sepeda motor jenis Honda Mio warna putih. Setelah memecah dan mengambil tas kemudian lari ke arah utara. Sore harinya, tas berikut seragam pencak silat yang digondol maling tersebut sudah ditemukan di wilayah Dieng. Barang tersebut diduga langsung dibuang pelaku setelah tahu tak ada laptop di dalamnya.

(sm/ale/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia