Rabu, 20 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Moratorium Overpass Hambat Pembangunan Tol

Kamis, 22 Feb 2018 13:30 | editor : M Rizal Kurniawan

MASIH JALAN: Pembangunan jalan layang di ruas jalan tol Semarang Batang masih berlangsung meski Kemen PUPR telah mengeluarkan surat keputusan moratorium.

MASIH JALAN: Pembangunan jalan layang di ruas jalan tol Semarang Batang masih berlangsung meski Kemen PUPR telah mengeluarkan surat keputusan moratorium. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - Moratorium pembangunan jalan layang yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dipastikan menghambat pembangunan jalan tol Semarang-Batang. Pasalnya di Kendal masih banyak menyisakan proyek overpass atau jalan layang yang harus diselesaikan.

Bahkan hampir di setiap  desa yang dilalui proyek tol, hampir seluruhnya dibuat overpass. Saat ini masih ada belasan overpass yang terpaksa dihentikan karena adanya moratorium pembangunan overpass.

Moratorium pembangunan jalan layang dikeluarkan paska kejadian rubuhnya girder jalan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) di Jakarta Timur oleh Kemen PUPR. Penghentian itu juga ditujukan semua pembangunan jalan tol secara nasional  yang akan membangun overpass. 

Meski telah diterbitkan moratorium pembangunan jalan layang, tapi beberapa pantauan di lokasi pembangunan jalan tol Semarang-Batang Seksi I di perbatasan Weleri dan Gringsing nampak pekerja masih beraktifitas memadatkan tanah serta membersihkan proyek dari lumpur.

“Kami belum mendapatkan perintah untuk menghentikan pekerjaan pembangunan jalan layang. Makanya, sampai saat ini saya tetap meminta semua pekerja untuk hadir bekerja seperti biasanya,” kata salah seorang pengawas pekerjaan dari Waskita, Danu, kemarin (21/2).

Ia mengakui, jika lokasi tersebut akan dibangun jalan layang. Saat ini masih pembangunan pondasi dan pekerjaan bawah. “Jika sudah selesai maka dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang dan girder," ujarnya.

Hal Senada disampaikan oleh Humas Waskita Seksi 1, Setiawan. Saat dikonfirmasi pihaknya mengaku masih menunggu instruksi dari pimpinan Waskita pusat mengenai tidak lanjut atas moratorium penghentian pembangunan jalan layang. 

“Kami bekerja berdasarkan surat perintah dari atas. Sampai saat ini belum ada instruksi untuk menghentikan pembangunan jalan layang dari Waskita pusat. Prinsipnya saat ini proyek masih jalan seperti biasanya,” tegasnya.

(sm/bud/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia