Senin, 18 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Berita Daerah

Diguyur Hujan Deras, Jalan Kintelan Longsor

Kamis, 08 Mar 2018 19:44 | editor : M Rizal Kurniawan

Diguyur Hujan Deras, Jalan Kintelan Longsor

RADARSEMARANG.ID – Jalan Kintelan di RT 3 RW 3 Kelurahan Bendungan Kecamatan Gajahmungkur,  longsor setelah diguyur hujan deras. Akibatnya, aktivitas warga terganggu karena akses jalan tidak bisa dilalui. Atas kejadian ini, warga berharap adanya penanganan secepatnya lantaran kondisi jalan beraspal tersebut masih rawan terjadin longsor susulan.

Terlihat, material longsoran tersebut juga turun dan mengenai salah satu ruamah warga yang berada di bawah samping jalan tersebut. Sebagai antisipasi sementara, warga memasang terpal untuk menahan sisa longsoran talud dan jalan aspal itu.

Menurut warga sekitar, Sriyono, 53, awal sebelumnya terjadi longsor pada bagian talut setelah diguyur hujan deras atau pada Kamis (8/3) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun selang beberapa jam kemudian disusul jalan beraspal tersebut mengalami longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Tengah malam itu talutnya ambrol, jalannya belum, masih menggantung. Tiba-tiba pagi hari jalannya ikut longsor,” ungkapnya di lokasi kejadian, Kamis (8/3/2018).

Menurut Sriyono, pemasangan terpal tersebut hanya bersifat sementara dengan maksud sebagai antisipasi menghindari guyuran hujan yang datang sewaktu-waktu. Warga berharap, instansi terkait untuk secepatnya mengambil tindakan agar tidak membahayakan warga sekitarnya.

“Ya khawatir saja kalau terjadi longsor susulan lagi, apalagi kalau malam hari. Itu kan samping-sampingnya banyak rumah warga yang dihuni,” harapnya.

Selain itu, meski tidak menimbulkan korban jiwa, aktivitas warga sangat terganggu. Sebab, akses jalan tidak bisa dilewati. Sehingga warga yang berkepentingan untuk keluar menuju jalan raya haru mencari alternatif jalan lain.

“Ya sekarang nggak bisa dilewati kendaraan roda empat, roda dua. Harus meter cari jalan lain,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Gajahmungkur, AKP Rokhana Sulistyaningrum menjelaskan sisa jalan yang masih ada menjadi menggantung tanpa talud. Kondisi tersebut membuat jalan rawan terjadi longsor susulan. Saat ini warga di wilayah tersebut akan berkonsolidasi dengan perangkat terkait terutama Dinas PU untuk tindakan penanganan.

“Karena memang  posisi, kondisi, situasi kontur tanah yang sangat riskan dan berpotensi mengalami longsoran susulan. Sehingga harus segera dilakukan penanganan,” katanya.

(sm/mha/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia