Senin, 28 May 2018
radarsemarang
icon featured
Metro Pekalongan

Pemkab Batang Diminta Optimalkan Anggaran Wisata

Rabu, 09 May 2018 20:15 | editor : M Rizal Kurniawan

OPTIMALKAN WISATA : Anggota DPR Komisi X, Marlinda Irwanti, foto bersama peserta bimbingan teknis terkait pengembangan pariwisata di Kabupaten Batang, kemarin.

OPTIMALKAN WISATA : Anggota DPR Komisi X, Marlinda Irwanti, foto bersama peserta bimbingan teknis terkait pengembangan pariwisata di Kabupaten Batang, kemarin. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang diminta mengoptimalkan anggaran untuk mewujudkan program Visit Batang 2022.

“Kalau ingin wisata maju jangan hanya wacana, harus menggunakan segera dana yang ada. Minimal bangun infrastruktur daerah yang dianggap potensial,” ujar Anggota DPR Komisi X, Marlinda Irwanti, saat menggelar bimbingan teknis sosialisasi program pariwisata Indonesia di pasar Eropa, di hotel Sendangsari Batang, Selasa (8/5).

Menurut Marlinda, paling tidak 20 persen dari APBD untuk mendukung penuh wisata. Terutama insfrastruktur pendukung, seperti jalan dan fasilitas lainnya. Agar benar-benar bisa mendatangkan wisatawan dan membuat nyaman.

Namun pihaknya juga tidak tinggal diam, tetap membantu dalam menyalurkan APBN agar masuk ke Batang, guna mendukung wisata yang diharapkan. Yaitu suksesnya program Pemda Batang Visit 2022, Batang Heaven of Asia.

Politisi dari Partai Golkar ini menambahkan, dengan aktifnya Pemkab Batang dan masyarakat  dalam meningkatkan potensi wisata, diyakini akan berimbas pada kesejahteraan rakyat. Harus diakui, industri wisata di Indonesia tercatat menduduki pengasilan kedua tertinggi di Indonesia dengan Rp 190 triliun, sehingga akan sangat mudah mengangkat ekonomi suatu daerah.

“Saya sudah sering keliling wisata Batang, sangat bagus-bagus, bahkan rekan saya kaget waktu lihat foto saya dikira sedang di Eropa padahal di Batang,” ucapnya sambil memamerkan koleksi foto wisatanya di Batang. Pihaknya berharap program Pemkab Batang sukses.

Perwakilan Deputi Pengembagan Pemasaran II PLT ASDEP Pengembangan Pemasaran II Regional IV Ni Wayan Giri Adyani menambahkan, bimbingan teknis digelar  karena melihat potensi wisata di Batang dan Pantura bisa dikembangkan lagi oleh pemerintah setempat.

Pemerintah tentunya bukan hanya Dinas Pariwisata saja, tapi juga dinas yang lain juga. Karena pariwisata itu adalah multi sektoral. Sehingga masyarakat maupun media juga bisa ikut bahu membahu dalam pengembangan pariwisata.

“Saya kira wisata di sini bisa untuk membidik pasar Eropa. Namun masyarakat dan pemimpinnya bisa komitmen salain bahu membahu, serta didukung kreativitasnya,” ucapnya. 

(sm/naf/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia