Jumat, 25 May 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Pengelolaan Koperasi Diminta Serius

Selasa, 15 May 2018 16:07 | editor : Baskoro Septiadi

BERI ARAHAN: Bupati Semarang Mundjirin saat pembinaan pengawas koperasi se-Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, kemarin.

BERI ARAHAN: Bupati Semarang Mundjirin saat pembinaan pengawas koperasi se-Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, kemarin. (istimewa)

RADARSEMARANG.ID – Setelah di 2017 sebanyak 146 koperasi di bubarkan, Bupati Semarang Mundjirin berharap koperasi yang tersisa benar-benar berperan di perekonomian daerah. Menurutnya, peran koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa harus terus dijaga oleh segenap pemangku kepentingan.

Sebab sesuai UUD 1945, koperasi menjadi wadah untuk memajukan kesejahteraan bersama. Karenanya, Mundjirin mengharapkan para pengurus, anggota dan pengawas koperasi untuk menjalankan fungsi masing-masing sesuai aturan yang berlaku.

Ia juga mengimbau para pelaku koperasi untuk memahami peraturan terkait kegiatan koperasi. “Seharusnya para pengurus dan pengawas koperasi dapat bekerja dengan profesional,” ujar Mundjirin usai pembinaan pengawas koperasi se-Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (14/5).

Sehingga koperasi benar-benar menjadi tempat usaha produktif yang menguntungkan semua anggotanya. “Jangan sampai terjadi pengelolaan keuangan yang berdasarkan keinginan satu orang saja. Disinilah peran pengawas koperasi sangat penting agar usaha koperasi berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Dicontohkan, ada koperasi yang hancur kegiatannya karena ulah bendahara yang mengalokasikan dana untuk kegiatan yang tidak masuk logika. Karenanya, lanjutnya, pengawas koperasi harus bisa bersikap tegas untuk mencegah hal itu.

Terkait inovasi pengelolaan koperasi, diharapkan para pengurus dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah desa setempat. Tujuannya untuk memperluas usaha dan membuka kemungkinan pemasaran dengan pihak lain. Untuk itu Pemkab Semarang melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) terus memfasilitasi pengembangan usaha koperasi.

Kepala Diskumperindag Yosep Bambang Trihardjono yang hadir pada kesempatan itu menjelaskan kegiatan pembinaan bagi pengawas koperasi digelar untuk meningkatkan mutu kinerja para pengawas koperasi. “Masih ada koperasi yang mengalami keterbatasan SDM dalam mengatasi hambatan kinerja,” kata Yosep.

Melalui pembinaan bagi pengawas koperasi ini diharapkan mutu para pengurus, anggota dan pengawas koperasi ini dapat meningkat. Sehingga koperasi dapat berkinerja baik.Pembinaan diarahkan ke koperasi yang berbadan hukum lokal dan menjalankan usahanya di Kabupaten Semarang.

(sm/ewb/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia