Minggu, 27 May 2018
radarsemarang
icon featured
Sepakbola

Tanpa Penonton, Persibat Tumbang di Kandang

Rabu, 16 May 2018 14:19 | editor : Pratono

KERAS: Berharap hasil positif di kandang, Persibat Batang menelan kekalahan pertama di Stadion Moh Sarengat, Selasa (15/5/2018).

KERAS: Berharap hasil positif di kandang, Persibat Batang menelan kekalahan pertama di Stadion Moh Sarengat, Selasa (15/5/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Menjadi satu-satunya tim di grup Wilayah Barat Liga 2 Indonesia yang belum pernah kalah hingga pekan keempat, akhirnya Persibat Batang tumbang. Persibat takluk 1-2 oleh pemuncak klasemen Semen Padang di Stadion Moh Sarengat, Selasa (15/5/2018).

“Saya akui tim kami kalah segalanya dari Semen Padang, dari materi pemain dan mental timnya, ditambah tidak ada dukungan suporter hingga kami kalah,” ucap Pelatih Kepala Persibat Batang Daniel Rukito usai pertandingan.

Pada pertandingan yang digelar tanpa penonotn tersebut, tim berjuluk Laskar Alas Roban sebenarnya sudah menyerang pertahanan Semen Padang dari awal pertandingan. Namun dengan materi pemain yang cukup menterang dan mantan klub Liga 1, Semen Padang menunjukkan taringnya sebagai pemimpin sementara klasemen wilayah barat. Melalui tendangan Leo Guntara, Semen Padang memimpin di babak pertama dengan skor 0-1.

Pada babak kedua, tuan rumah maupun tim tamu langsung tancap gas. Tim tuan rumah tentu tidak ingin malu di kandang. Namun serangan masih terus kandas di tangan kiper Semen Padang Rendy Os, sehingga gagal membuahkan gol.

Asyik menyerang, petaka untuk tuan rumah kembali terjadi. Umpan pemain senior Irsyad Maulana kepada rekannya Rudi, disambut dengan baik. Gol untuk Semen Padang dan mengubah skor menjadi 0-2.

Walaupun di dalam stadion tak ada penonton, kecuali manajemen, petugas keamanan dan media, dari luar stadion sayup-sayup terus terdengar suara teriakan suporter Persibat. Hal ini yang membuat pemain Persibat tetap semangat.

Sejak pemain utama, Honi masuk, permainan Persibat semakin membaik.  Akhirnya bintang Persibat Allama berhasil memperkecil ketinggalan dengan Semen Padang menjadi 1-2. Menjelang pertandingan berakhir, Persibat berapa kali dapat kesempatan emas. Bahkan di menit akhir sempat memasukkan bola ke gawang Semen padang, sayang dianulir karena terjadi pelanggaran. Skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga laga usai.

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli cukup terkejut dengan kemenangan tersebut. Karena sebagai tamu, walaupun target menang, sudah sewajarnya meraih poin minimal seri. “Kami bermain tenang dan hati-hati sejak awal pertandingan, dan Alhamdulillah kami meraih hasil maksimal dari pertandingan ini,” ucapnya.

(sm/naf/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia