Senin, 25 Jun 2018
radarsemarang
icon featured
Ekonomi

OJK akan Tertibkan Usaha Gadai

Kamis, 24 May 2018 13:47 | editor : Pratono

Bambang Kiswono

Bambang Kiswono (Istimewa)

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan waktu bagi para pelaku usaha pergadaian untuk mendaftarkan usaha mereka hingga 29 Juli 2018 mendatang. Bagi usaha gadai yang tidak terdaftar atau belum memiliki izin usaha, akan ditertibkan.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Bambang Kiswono mengatakan, sejak Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian efektif berlaku pada Juli 2016 lalu, secara nasional baru terdapat 24 pelaku usaha pergadaian yang telah memperoleh izin OJK. Sebanyak 14 usaha merupakan kategori terdaftar dan 10 lainnya telah memperoleh izin usaha.

Sedangkan di Jawa Tengah terdapat 1 pelaku usaha pergadaian yang telah memperoleh izin usaha yaitu Jasa Gadai Syariah di Kota Pekalongan dan 5 pelaku usaha pergadaian yang masuk dalam kategori terdaftar ya­itu Koperasi Simpan Pinjam Mandiri Sejahtera Abadi (Semarang), Koperasi Serba Usaha Dana Usaha (Semarang), UD Ijab (Semarang), CV Soverino Ekasakti (Semarang) dan CV Prima Perkasa (Semarang).

Bambang memperkirakan masih banyak terdapat pelaku usaha pergadaian yang belum mendaftarkan diri. Padahal, adanya legalitas usaha tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan produk dan jasa pergadaian. “Dengan mengantongi izin dari kami, pelaku usaha juga memperoleh pendampingan dari kami serta memudahkan menjalin kerjasama dengan pihak lain. Namun bila tidak terdaftar, maka status kegiatan usaha ilegal. Usaha gadai yang ilegal dapat menjadi sarana pencucian uang serta dapat dimanfaatkan sebagai tempat penadahan barang hasil kejahatan,” ujarnya.

(sm/dna/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia